TERUNGKAP! Ada yang Lakukan hal ini Sebelum 10 Orang Tersambar Petir dan 2 Orang Tewas di Jembrana

TERUNGKAP! Ada yang Lakukan hal ini Sebelum 10 Orang Tersambar Petir dan 2 Orang Tewas di Jembrana

TERUNGKAP! Ada yang Lakukan hal ini Sebelum 10 Orang Tersambar Petir dan 2 Orang Tewas di Jembrana
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Sayu Putu Nami didampingi anaknya, Kadek Kawiana (34). 

Nah, saat istirahat itulah, beberapa buruh temannya itu menelepon akhirnya terkena sambaran petir.

Dan ada dua orang selamat yang berada 300 meter di atas mereka.

"Pokoknya telinga ini ndengung dan panas," jelasnya.

Nami mengaku, sudah empat hari bekerja di area persawahan di Penyaringan tersebut.

Akan tetapi, untuk milik Dewa Kade Jember baru setengah hari itu, dan diupahi sebesar Rp 100 ribu/hari dari pukul 08.00 Wita sampai pukul 16.00 Wita.

"Ten ampun maleh meggae keto (tidak mau lagi bekerja gitu. Masih trauma)," tegasnya.

Dan hingga saat ini, korban yang tersambar petir di Subak Tembles, ada dua orang.

Nami dirawat intensif di Sal D RSU Negara, hingga Minggu (7/4/2019).

Dari data yang dihimpun Tribun Bali, ada satu orang laki-laki yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut dan dirawat di Sal D RSU Negara.

Yakni, Dewa Kade Wibawa dari Banjar Wali Desa Yehembang.

Halaman
123
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved