Kisah Ini Mengajarkan Bahwa Lidah Bisa Menyebabkan Sesuatu yang Fatal, Bahkan Kematian

Karena jika salah berucap maka akibatnya bisa fatal.Kesengsaraan, penyesalan, bahkan hingga kematian.

Kisah Ini Mengajarkan Bahwa Lidah Bisa Menyebabkan Sesuatu yang Fatal, Bahkan Kematian
Tribun Bali/I Putu Supartika
Ilustrasi lontar. 

Karena penghinaan tersebut dilontarkan hingga seratus kali, maka kepala Sisupala pun dipenggal.

Dalam epos Ramayana, Dasarata yang merupakan ayah dari Rama juga megalami penderitaan karena perkataannya sendiri.

Dikisahkan dalam epos Ramayana, Dasarata dianggap sebagai raja yang memiliki kompetensi yang lengkap sebagai seorang raja. 

Dalam sebuah peperangan, Dasarata diselamatkan oleh Dewi Kekayi yang kelak menjadi istrinya.

Karena telah menyelamatkan dirinya, Dasarata berjanji akan menjadikan anak pertama Kekayi sebagai raja menggantikan dirinya.

Akan tetapi, ketika Dewi Kekayi meminta janji Dasarata ketika dirayu dulu yang mengatakan bahwa anaknya yang bernama Bharata yang diangkat jadi raja membuat Dasarata lemas. 

"Apalagi ketika mendengar perkataan Kekayi, bahwa Rama akan dibuang ke hutan selama 12 tahun yang juga menjadi pemicu meninggalnya Dasarata," terang Guna.

Selain itu, Drupadi juga menderita karena harus menikahi Panca Pandawa diakibatkan salah ucap Dewi Kunti.

Ketika Arjuna memenangkan sayembara dan mendapatkan Dewi Drupadi, ibu Arjuna yaitu Dewi Kunti tanpa melihat apa yang diperoleh Arjuna mengatakan: apa yang didapat harus dibagi lima.

"Karena perkataan Dewi Kunti telah lepas, maka Dewi Drupadi dinikahkan dengan Panca Pandawa," kata Guna.

Halaman
123
Penulis: Putu Supartika
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved