Tepis Gunakan Ilmu Hipnotis, Kapolresta Denpasar Sebut 2 Tahanan Kabur Akibat Kelalaian Petugas Jaga

Kaburnya dua orang tahanan Polresta Denpasar yang kabur Minggu (7/4/2019) pagi kemungkinan diakibatkan anggota yang jaga saat itu lalai.

Tepis Gunakan Ilmu Hipnotis, Kapolresta Denpasar Sebut 2 Tahanan Kabur Akibat Kelalaian Petugas Jaga
Kolase Tribun Bali
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kaburnya dua orang tahanan Polresta Denpasar yang kabur Minggu (7/4/2019) pagi kemungkinan diakibatkan anggota yang jaga saat itu lalai.

 
“Tahanan itu ditempatkan di titipan tahanan Reskrim Polresta Denpasar. Keduanya melarikan diri dari ruang tahanan dimana anggota yang menjaga itu lalai dalam penjagaan,” jelas Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan, Senin (8/4/2019) pagi.

 
Di mana pintu ruang tahanan sudah dalam keadaan terkunci dan ditinggal ke belakang oleh petugas di sana digunakan untuk melarikan diri.

 
“Pintu sudah di gembok semua ditinggal ke belakang terus dia merusak gembok itu. Ini kelalaian dari anggota piket yang jaga. Mereka kabur sekira pukul 04.30 Wita ,” imbuhnya.

Baca: John Juanda Pria Indonesia yang Dinobatkan Sebagai Raja Judi Poker Dunia 5 Kali, Sabet Uang 28 M

Dan saat disinggung apakah anggota yang piket tersebut terkena hipnotis, pria bermelati tiga di pundak ini menyampaikan murni kaburnya tersebut akibat kelalaian petugas jaga.

 
Mantan Wadir Reskrimsus Polda Bali ini menyampaikan saat ini anggotanya tengah melakukan pengejaran terhadap kedua tahanan tersebut.

 
Mereka merupakan dua tahanan kasus pencurian yang tengah dilakukan pendalaman kasusnya sehingga ditempatkan di ruang tahanan Reskrim Polresta Denpasar tidak di ruang tahanan bawah.

 
Seperti diberitakan sebelumnya dua tahanan Polresta Denpasar pagi tadi dikabarkan melarikan diri atau kabur dari ruang tahanannya.

Baca: Apes, Gelar Uji Latihan Jet Tempur F-16 Milik AU Belanda Tertembak Peluru Sendiri

Dari sumber yang tidak dapat disebutkan namanya ini menyampaikan dua tahanan tersebut 3 hari sebelumnya membuat keributan di ruang tahanan Polresta.

 
Karena dinilai kedua tahanan tersebut membuat keributan terus, mereka pun dipindahkan ke ruang tahanan atas di Satreskrim Polresta Denpasar.

 
“Mereka kabur pagi tadi di duga salah satu tahanannya menggunakan ilmu hipnotis. Petugas yang jaga saat itu di buat tertidur,” ungkap sumber.

 
Identitas keduanya yakni Christoni Kaledi Bonung (22) alias Ukhal asal Sumba Tengah NTT dan Jemmy Sinaga (37) asal Bondowoso Jawa Timur.(*)


BalasTeruskan

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved