Breaking News:

Terjerat Kasus Narkotik dan Diadili, WN Belanda Enggan Didampingi Pengacara

William Koelewijn (19) bersikeras maju sendiri tanpa didampingi penasihat hukum saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar

Tribun Bali/Putu Candra
William saat menunggu giliran sidang di PN Denpasar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR, - William Koelewijn (19) bersikeras maju sendiri tanpa didampingi penasihat hukum saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (8/4/2019).

Meski tidak didampingi penasihat hukum Jaksa Penuntut tetap membacakan surat dakwaan.

Pemuda asal Belanda ini didakwa lantaran ditangkap petugas kepolisian membawa 2 paket narkotik jenis sabu-sabu.

Dipaparkan Jaksa I Made Gde Bamaxs Wira Wibowo, terdakwa didakwa dakwaan pertama dan kedua.

Dakwaan pertama disebutkan, terdakwa tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotik golongan I bukan tanaman.

Baca: Wajib Tahu, Tindakan Ini Masuk Kategori Kekerasan Seksual, Jika Mengalami Ini yang Harus Dilakukan

Baca: Kementrian PUPR Perkenalkan Peralihan Organisasi Direktorat serta 4 Fungsinya

"Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 ayat (1) huruf a Undang-Undang No.35 tahun 2009 tentang Narkotik," jelasnya di hadapan majelis hakim pimpinan Bambang Ariputra.

Sedangkan dakwaan kedua, terdakwa tanpa hak atau melawan hukum menyalahgunakan narkotik golongan I bukan tanaman, dalam bentuk 2 plastik klip yang di dalamnya berisi sabu-sabu dengan berat keseluruhan 1,32 gram bruto.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang No.35 tahun 2009 tentang Narkotik.

Pula dalam surat dakwaan diungkap awal mula terdakwa ditangkap. Bahwa pada hari Rabu, 12 Desember pukul 19.00 Wita petugas kepolisian menerima informasi, jika terdakwa telah menyalahgunakan narkoba.

Berbekal informasi itu, dua petugas kepolisian melakukan penyelidikan di seputaran Jalan Raya Kerobokan, Kerobokan, Kuta Utara, Badung.

Baca: Usulan Ketinggian Bangunan Tiap Daerah Berbeda, Pansus Raperda RTRWP Bali Tunggu Rekomendasi KLH

Baca: Bisa Dilakukan di Rumah, Begini Cara Kesetiaan Bisa Diukur Secara Sain

Petugas pun melakukan penangkapan serta penggeledahan terhadap terdakwa. Dari hasil penggeledahan, ditemukan 1 plastik klip sabu-sabu yang disimpan di saku celana yang terdakwa kenakan.

Juga 1 plastik klip sabu-sabu yang disimpan di bagasi motornya. Saat ditanyakan, terdakwa mengaku sabu-sabu itu adalah miliknya.

"Berdasarkan berita acara penimbangan barang bukti, masing-masing sabu-sabu itu diperoleh berat 0,69 gram dan 0,31 gram," ungkap jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung itu.

Tak berhenti sampai di sana, petugas kemudian melakukan pengembangan dengan melakukan penggeledahan di rumah terdakwa di Jalan Gunung Salak, Kerobokan Kelod, Badung.

Ditemukan 1 buah pipa kaca, 1 buah bong, 1 bendel plastik klip kosong, 1 timbangan elektrik dan barang-barang tersebut diakui milik terdakwa. (*)

Penulis: Putu Candra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved