Triwulan Pertama 2019, Bandara I Gusti Ngurah Rai Catat Kenaikan Penumpang Capai 4,4 Persen

Januari hingga Maret, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kembali catatkan pencapaian yang cukup signifikan

Triwulan Pertama 2019, Bandara I Gusti Ngurah Rai Catat Kenaikan Penumpang Capai 4,4 Persen
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana terminal keberangkatan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai 

Berkebalikan dengan catatan jumlah penumpang, catatan jumlah pergerakan pesawat udara di triwulan pertama 2019 mengalami sedikit penurunan jumlah. 

Dibanding dengan catatan periode tahun 2018, di mana jumlah pergerakan mencapai angka 37.763 pergerakan, di periode tahun ini hanya terdapat sebanyak 36.519 pergerakan pesawat, atau turun 3,3 persen.

Baca: Bergelimang Harta Capai 20 Miliar Dollar, 3 Kali Pernikahan Sultan Hassanal Bolkiah Berakhir Cerai

Baca: Berikut 3 Lokasi Layanan SIM Keliling di Badung, Denpasar, & Gianyar Untuk Hari Ini

“Sama seperti catatan periode Januari – Februari 2019, catatan pergerakan pesawat udara di periode Januari – Maret 2019 ini juga kembali mengalami penurunan, yakni sebanyak 1.244 pergerakan atau 3,3 persen,” ungkap Haruman.

Selama periode triwulan pertama 2019, tercatat terdapat sebanyak 19.012 pergerakan dari rute domestik, dengan rincian 9.505 pesawat yang datang ke Bali, 9.469 pesawat yang berangkat meninggalkan Pulau Bali, serta 38 pergerakan pesawat transfer.

Dalam periode yang sama di tahun 2018, tercatat jumlah pergerakan pesawat domestik adalah sebanyak 20.958 pergerakan, dengan pembagian 10.402 pesawat datang ke Pulau Dewata, 10.424 pesawat berangkat, serta 132 pesawat transfer.

Jika dilakukan perbandingan pergerakan pesawat rute domestik antara periode triwulan pertama 2019 dengan 2018, terdapat penurunan angka pergerakan pesawat sebanyak 1.946 pergerakan, atau turun 10,24 persen.

Untuk pergerakan pesawat rute internasional, sebanyak 17.507 pesawat lalu lalang melalui bandar udara pada triwulan pertama 2019, dengan rincian 8.771 pesawat berangkat dan 8.736 pesawat datang.

Baca: KPU Kota Tolak Masyarakat Urus A5, Begini Alasannya

Baca: Istrinya Melahirkan Bayi Berkepala Dua, Sambil Menahan Air Mata, Amirudin: Ini Amanah Tuhan

Sementara untuk periode yang sama di tahun 2018 lalu, terdapat sebanyak 16.805 pergerakan pesawat dari rute internasional, dengan pembagian 8.404 pergerakan pesawat dari rute keberangkatan internasional, dan 8.401 pergerakan dari rute kedatangan.

Komparasi antara jumlah pergerakan pesawat rute internasional periode triwulan pertama 2019 dengan periode yang sama tahun 2018 menunjukkan bahwa terdapat kenaikan jumlah pergerakan pesawat rute internasional, yaitu sebanyak 702 pergerakan, atau naik 4,18 persen.

Terkait pencatatan kargo, selama tiga bulan pertama 2019 terdapat kenaikan yang cukup fantastis jika dibandingkan dengan catatan di periode yang sama di tahun 2018 lalu.

“Untuk catatan pergerakan kargo, kami mencatat terdapat kenaikan yang sangat luar biasa. Triwulan 1 2018 lalu, hanya terdapat sekitar 10,8 ribu ton kargo. Tetapi di tiga bulan pertama ini, kami telah melayani 35,8 ribu ton kargo, atau naik secara fantastis sebesar 230 persen,” papar Haruman.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved