Diduga Tilep Dana Kematian Pemkab Jembrana, Astawa dan Artawan Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Dalam sidang terpisah itu, kedua terdakwa dituntut masing-masing pidana penjara selama empat tahun dan enam bulan

Diduga Tilep Dana Kematian Pemkab Jembrana, Astawa dan Artawan Dituntut 4,5 Tahun Penjara
Tribun Bali/I Putu Candra
Astawa dan Artawan usai menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Denpasar. Keduanya dituntut 4,5 tahun penjara terkait perkara dana kematian fiktif. 

Uang pengganti itu dibayarkan dalam tenggang waktu satu bulan setelah putusan mempunyai kekuatan hukum tetap.

"Apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti, maka harta bendanya dapat disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti. Jika terdakwa tidak mempunyai harta benda yang cukup, maka terdakwa dipidana penjara selama enam bulan," imbuh Jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana itu.

Tuntutan pidana penjara dan hukuman denda yang sama juga dikenakan kepada terdakwa Artawan.

Baca: Tangis Audrey Pecah Dapat Penguatan dari Sosok Fenomenal ini, Nggak Peduli pada 12 ABG Itu!

Baca: Mandiri Syariah Ikut Berperan Dalam Islamic Finance Forum 2019 di Kuala Lumpur

Hanya saja beban uang pengganti yang harus dibayarkan Artawan lebih besar yakni Rp 70.400.000.

Apabila Artawan tidak membayar uang pengganti, maka harta bendanya dapat disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti.

Jika tidak mempunyai harta benda yang cukup, maka ia dipidana penjara selama satu tahun.

Namun sebelum pada pokok tuntutan, jaksa terlebih dahulu mengurai hal memberatkan dan meringankan sebagai pertimbangan mengajukan tuntutan.

Hal memberatkan, kedua terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tidak pidana korupsi.

Para terdakwa tidak melakukan upaya pengembalian kerugian uang negara yang timbul secara optimal.

"Hal meringankan, terdakwa belum pernah melakukan tindak pidana dan belum pernah dihukum," papar Jaksa Gedion Ardana.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved