Jalan Rusak di Desa Sulahan Membahayakan Warga, Ini Komentar Anggota DPRD Bangli

Kerusakan jalan tersebut sangat membahayakan masyarakat sekitar, utamanya anak-anak sekolah.

Jalan Rusak di Desa Sulahan Membahayakan Warga, Ini Komentar Anggota DPRD Bangli
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Anggota DPRD Bangli I Ketut Sajibogo 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Lambatnya realisasi perbaikan jalan di Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Bangli, mengundang keprihatinan dari anggota DPRD Bangli, Bali.

Pasalnya, jalan yang merupakan pintu masuk Desa Sulahan ini tergolong jalur vital bagi masyarakat setempat.

Salah satunya diungkapkan I Ketut Sajibogo.

Anggota legislatif kabupaten yang juga berasal dari Desa Sulahan ini menilai kerusakan jalan tersebut sangat membahayakan masyarakat sekitar, utamanya anak-anak sekolah.

“Jalan tersebut merupakan akses utama bagi siswa-siswi yang bersekolah di SMPN 1 Susut, dan sekitarnya. Selain itu juga akses menuju puskesmas,” katanya, Rabu (10/4/2019).

Sajibogo tidak memungkiri jika kendala cuaca sempat memperparah kerusakan jalan.

Pihaknya pun tidak berharap, hujan yang masih turun saat ini kian memperparah kerusakan jalan itu, meskipun ada potensi.

Sebab itu, ia menilai tidak ada alasan bagi Dinas PUPRKim, untuk kembali menunda pengerjaan jalan jebol sepanjang 20 meter ini.

“Jika anggaran di APBD induk tidak segera direalisasikan, kami khawatir kerusakan jalan akan semakin parah. Tentunya akses yang saat ini tersisa hanya 1,5 meter itu semakin membahayakan warga setempat. Terlebih jika kerusakan makin parah, anggaran perbaikan juga akan semakin membengkak,” ungkapnya.

Mengenai perbaikan, Politisi Partai Golkar ini mengatakan sudah kerap kali menyampaikan langsung pada Bupati untuk memprioritaskan perbaikan.

Pun demikian, ia mengaku juga telah mengecek ke Dinas PUPRKim yang mana anggaran perbaikan telah diplot Rp 600 juta.

“Dari pihak dinas mengaku prosesnya saat ini masih berjalan untuk mematangkan desainnya. Harapan kami Dinas PU segera melakukan perbaikan jalan yang jebol sejak tiga tahun lalu itu. Paling tidak, setelah pemilu ini bisa berjalan kegiatannya,” harap Sajibogo.

Sebelumnya, perbaikan jalan di Desa Sulahan, Kecamatan Susut yang tak kunjung direlaisasikan ini sempat dilontarkan Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Artha pada apel disiplin tahun 2018 lalu.

Di hadapan para pegawai, ia bahkan menegaskan pada Kepala Dinas PUPERKim agar segera merealisasikan perbaikan sebab telah dianggarkan.

Namun pada kenyataannya hingga bulan keempat tahun 2019, badan jalan yang jebol masih nampak menganga.

“Ini bukan sesuatu yang harus kita wacanakan, tapi perlu action (dari) pihak terkait dalam hal ini Kadis PU. Tiang sudah perintahkan karena sudah ada anggarannya itu,” kata Sedana Arta. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved