Borong Alutsista Kemenhan Tandatangani 22 Kontrak Rp 2,1 Triliun & 1,2 Miliar Dolar, Ini Proyeksinya

resmi menandatangani 22 kontrak dalam pengadaan senjata dan kontruksi senilai, Rp 2,1 triliun dan 1,4 miliar dollar AS. Apa saja proyeksi persenjataan

Borong Alutsista Kemenhan Tandatangani 22 Kontrak Rp 2,1 Triliun & 1,2 Miliar Dolar, Ini Proyeksinya
Kolase Surya/Ahmad Zaimul Haq/@Facebook Lembaga Keris
Tank Medium Pindad dan Kapal Selam type 209/1400 buatan PT PAL dan Daewoo Shipbuilding 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Pemerintah terus memperkuat alat utama sistem persenjataan strategis (alutsista) untuk TNI

Terkini mengutip dari laman Kompas.com, Kementerian Pertahanan resmi menandatangani 22 kontrak dalam pengadaan senjata dan kontruksi senilai, Rp 2,1 triliun dan 1,4 miliar dollar AS.

Apa saja proyeksi persenjataan yang akan didatangkan oleh Kemenhan. Berikut ulasan lengkapnya. 

Kementerian Pertahanan menandatangani 22 kontrak untuk pengadaan alat utama sistem persenjataan strategis (alutsista) dan konstruksi senilai Rp 2,1 triliun dan 1,4 miliar dollar AS (sekitar Rp 19,8 triliun) di kompleks PT Pindad, Bandung, Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Penandatanganan kontrak yang terdiri dari 18 kontrak Alutsista dan tujuh kontrak terkait pembangunan konstruksi tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

Termasuk diantaranya penandatanganan pembangunan Kapal Selam kerja sama PT PAL dan Daewoo Shipbuiliding and Marine Engineering Co Ltd, yang kedua.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan, penandatanganan ini merupakan dukungan pemerintah guna mewujudkan industri pertahanan di Tanah Air yang mandiri, profesional dan berdaya saing.

"Penandatanganan ini juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam pengadaan alutsista yang lebih cepat transparan dan akuntanbel," katanya dalam sambutan sebelum penandatanganan seperti dikutip Antara.

Menhan berharap, industri pertahanan nasional dapat terus berinovasi, menjadi industri yang mandiri dan berdaya saing, sehingga diakui oleh dunia.

"Ke depan diharapkan industri pertahanan dapat menjembatani kebutuhan alutsista," katanya.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved