Uji Coba Briket Jadi Bahan Bakar Alternatif Bagi Sentra Usaha Pemindangan

Penggunaan briket yang dihasilkan dari TOSS ini rencananya akan diuji coba sebagai bahan bakar alternatif bagi sentra usaha pemindangan

Uji Coba Briket Jadi Bahan Bakar Alternatif Bagi Sentra Usaha Pemindangan
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
PEMINDANGAN - Warga sedang merebus ikan tongkol di Sentra Pemindangan Desa Kusamba Klungkung, Kamis (11/4/2019). 

Hasilnya dinilai lebih baik dari batu bara karena lebih ramah lingkungan.

"Briket sampah ini sudah pernah kami ujicobakan sebagai pengganti batu bara, kami memasak makanan memakai kompor khusus briket sampah. Hasilnya tidak menimbulkan aroma apapun, bahkan asap yang ditimbulkan pun sangat sedikit sehingga lebih ramah lingkungan. Saya sangat optimistis uji coba ini akan berhasil," jelasnya.

Baca: KPU Tak Temukan Kendala Khusus, Gelar Simulasi Pencoblosan di Banjar Saptabumi

Baca: Anggota DPR Dapat Uang Pensiun Seumur Hidup, Ini Besarannya

Dalam uji coba ini, nantinya akan disiapkan sebuah tungku bahan bakar briket sampah.

Nantinya saat uji coba, para pemindang akan diundang.

Para memindang akan diminta menilai langsung hasil pemindangan menggunakan bahan bakar briket.

“Semua langkah dan upaya yang kita lakukan selama ini tujuannya hanya satu, yakni mengatasi permasalahan sampah, dengan benyaknya pemakaian briket tentu akan dibutuhkan banyak pula sampah sebagai bahan pembuatan briket,” ujar Suwirta.

Seorang pengusaha pemindangan, Komang Suridep mengatakan, saat ini terdapat  50 pengusaha di sentra pemindangan Desa Kusamba.

Tiap pemindang menghabiskan biaya sekitar Rp 100 ribu per hari untuk bahan kayu bakar saja.

Selain biaya yang tinggi, pemakaian kayu bakar juga kurang ramah lingkungan karena menimbulkan polusi.

Suridep berharap dalam hasil uji coba penggunaan briket sampah nanti, tidak akan menimbulkan aroma dan rasa yang berbeda pada olahannya. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved