Digulung Ombak Setinggi 2 Meter, Pemancing di Gili Selang Tak Tertolong

Tiba-tiba ombak besar setinggi dua meter menerjang dan menggulung korban ke tengah laut.

Digulung Ombak Setinggi 2 Meter, Pemancing di Gili Selang Tak Tertolong
BPBD Karangasem
Petugas Pos Sar Karangasem bersama BPBD, nelayan, serta warga mengavakuasi jenazah korban yang terseret arus, Minggu (14/4/2019). 

Digulung Ombak Setinggi 2 Meter, Pemancing di Gili Selan Tak Tertolong

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Seorang pemancing, Abdul Hanan (55) ditemukan meninggal dunia 20 meter dari pantai.

Kejadian berawal saat Abdul Hanan memancing sekitar pukul 17.00 WITA di Pantai Batu Manah di Banjar Gili Selan, Desa Sraya Timur, Kecamatan Krangasem, Minggu (14/4/2019).

Tiba-tiba ombak besar setinggi dua meter menerjang dan menggulung korban ke tengah laut.

Korban baru dapat ditemukan kembali sekitar pukul 18.30 WITA, sekitar 20 meter dari tempat mancing.

Baca: Belum Normal Sepenuhnya, Facebook, Whatsapp, dan Instagram Bisa Kembali Diakses

Baca: Nasib Dua Siswi SMP Dicekoki Film Porno Sebelum Disetubuhi Oknum Aparat, Mucikari yang Dapat Untung

Baca: Sejak Kelas 5 SD Kena Perangkap Pria Berumur, Begini Kondisi Korban Saat Kasus Terkuak

Sebelum diterjang ombak, korban beberapa kali memberi umpan ikan.

Beberapa menit kemudian, gelombang laut naik dan hantam korban hingga terseret ke laut.

"Yang pertama menemukan korban terseret arus Iwa Letung, warga. Dilaporkan ke Wayan Nirka Mertayasa, lalu Nirka meeminta bantuan ke nelayan dan warga," kata anggota BPBD Kaarangasem, Fredy.

Berselang beberapa menit, warga bersama nelayan, dan seorang bule turun ke laut untuk evakuasi korban dibantu Basarnas dan BPBD Karangasem, serta Balawista. (*)

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved