Pangdam IX Udayana Lantik 359 Tamtama TNI AD Baru, Gede Astawa Raih Nilai Tertinggi

Kodam IX Udayana melalui Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, melantik sebanyak 359 orang siswa yang dinyatakan lulus mengikuti pendidikan

Pangdam IX Udayana Lantik 359 Tamtama TNI AD Baru, Gede Astawa Raih Nilai Tertinggi
Pendam IX/Udayana
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, melantik sebanyak 359 orang siswa yang dinyatakan lulus mengikuti pendidikan dasar militer selama lima bulan ini. Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Prajurit Karier TNI Angkatan Darat Gelombang II TA 2018, digelar di Lapangan Chandradimuka Secata Rindam IX/Udayana, Singaraja. Sabtu (13/4/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kodam IX Udayana melalui Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, melantik sebanyak 359 orang siswa yang dinyatakan lulus mengikuti pendidikan dasar militer selama lima bulan ini.

Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Prajurit Karier TNI Angkatan Darat Gelombang II TA 2018, usai digelar di Lapangan Chandradimuka Secata Rindam IX/Udayana, Singaraja, Sabtu (13/4/2019), kemarin.

Pada kesempatan tersebut Pangdam IX/Udayana mengatakan, dengan dilantiknya menjadi Prajurit TNI Angkatan Darat, maka status para prajurit yang baru dilantik mengalami peralihan dari warga masyarakat umum biasa menjadi seorang Prajurit TNI yang profesional.

"Tugasnya selalu menjaga, menegakkan dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Benny.

Baca: Mengaku Keluarga Berada di Biaung-Tabanan, Luh Ariani: Bilangnya Benci Sama Saya

Baca: Desa Pakraman Renon Kembangkan Lahan Bumi Banten, Tanam Lebih dari 50 Jenis Tanaman Upakara

Dengan status baru sebagai Prajurit TNI AD, dia menyampaikan para prajurit harus menjadi TNI yang tanggap, tanggon dan trengginas dan senantiasa menjaga sikap, mental, perilaku dan jati diri sebagai seorang prajurit.

Selain itu, harus pula memiliki pola pikir dan bertindak positif serta dedikasi dan disiplin tinggi demi terwujudnya prajurit sejati yang profesional.

Lebih lanjut Pangdam berharap kepada para prajurit yang baru dilantik, dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan, dapat dijadikan sebagai bekal untuk menempuh pendidikan lanjutan sesuai kecabangan masing-masing.

"Saat ini bangsa kita sedang melaksanakan pesta demokrasi. Situasi penting pada tanggal 17 April 2019 mendatang akan dilaksanakan Pileg dan Pilpres secara serentak. Untuk itu, sebagai Prajurit TNI harus tetap memegang teguh Netralitas TNI dan tidak melibatkan diri dalam kegiatan politik praktis.

“Sebagai prajurit selalu menghayati dan mengamalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI secara baik dan benar”, tegas Pangdam.

Baca: Pimpin LBH Women Crisis Centre, Ni Ketut Madani Tirtasari Dorong Perempuan Bersuara dan Berdaya

Baca: Kronologi Bocah di Babel Tewas Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai, sang Ibu Berteriak Histeris

Di sela-sela upacara penutupan Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto menambahkan, selama lima bulan pendidikan yang diikuti para prajurit tersebut dinilai secara objektif prestasi perorangan berdasarkan Tri Pola Dasar Pendidikan.

"Pertama, penilaian prestasi Aspek Sikap dan Perilaku diraih Prada Stefanus Kira. Kedua, Aspek Pengetahuan dan Keterampilan diraih Prada Abdi Kurnia Aji. Ketiga, Aspek Jasmani Militer diraih Prada Usman. Selanjutnya akumulasi penilaian dari ketiga aspek tersebut, nilai tertinggi/juara umum diraih oleh Prada I Wayan Gede Astawa," tambah Jonny.

Kapendam melanjutkan, terkait pendidikan kecabangan yang akan diikuti oleh 359 Prajurit lulusan Dikmata Rindam IX/Udayana ini terbagi menjadi 12 kecabangan, di antaranya : Infanteri, Kaveleri, Armed, Arhanud, Zeni, Perhubungan, Bekang, Peralatan, Polisi Militer, Kesehatan, Keuangan dan Topografi.

Baca: Jero Sekar Lega Arwah Anak Sepupunya Dipralina, 350 Warga Ikuti Ngelungah Massal di Pantai Mertasari

Baca: 74 TPS di Bali Kategori Sangat Rawan, Kondisi Keamanan Kondusif Jelang Coblosan Pemilu 2019

"Yang mana pendidikan kecabangan tersebut dilaksanakan selama 12 minggu, mulai tanggal 22 April 2019 sampai dengan 13 Juli 2019. Selanjutnya para prajurit remaja ini akan ditempatkan di kesatuan-kesatuan TNI AD seluruh Indonesia," lanjut dia.

Upacara Dikmata PK TNI AD Gel. II TA 2018 berjalan aman dan tertib diakhiri dengan acara demontrasi yang diperagakan oleh para Prajurit Tamtama yang baru dilantik, di antaranya Bongkar pasang senjata, Kolone senapan, Senam balok, Sparko, Senam barbel, Mountenering (snapling) dan Bela diri Yongmoodo.

Hadir pada upacara tersebut Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Danrindam IX/Udayana, Para Perwira Staf Ahli Pangdam IX/Udayana, para Asisten Kasdam IX/Udayana, Para Dan/Kabalak Satuan Jajaran Kodam IX/Udayana, Ketua Persit dan Pengurus Persit KCK PD IX/Udayana, Bupati Buleleng (diwakili), Forkopimda Kabupaten Buleleng, Rektor Undiksa dan Kapolres Buleleng serta undangan lainnya. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved