Tidak Hanya Mahasiswa, Wisuda III STMIK Primakara juga Diikuti oleh Tiga Tenant Inkubator Bisnis

Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIMIK) Primakara melaksanakan "Wisuda III, Sarjana + Technopreneur” di Nusa Dua Hall

Tidak Hanya Mahasiswa, Wisuda III STMIK Primakara juga Diikuti oleh Tiga Tenant Inkubator Bisnis
Dokumentasi STIMIK Primakara
Tiga tenant Inkubator Bisnis (Inbis) Primakara diwisuda serangkaian "Wisuda III, Sarjana + Technopreneur” STMIK Primakara yang digelar Sabtu (13/4/2019) di Nusa Dua Hall, BNDCC. 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIMIK) Primakara melaksanakan "Wisuda III, Sarjana + Technopreneur” di Nusa Dua Hall, Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Sabtu (13/4/2019).

Wisuda itu diikuti oleh 42 orang yang terdiri dari 18 orang dari Program Studi Sistem Informasi (SI), 17 orang Wisudawan dari Program Studi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dan 7 orang Wisudawan dari Program Studi Teknik Informatika (IF).

Tak hanya itu, wisuda juga diikuti oleh tiga tenant dari Inkubator Bisnis (Inbis) STIMIK Primakara yang dinilai memiliki kinerja baik, telah mandiri dan mampu bersaing di pasar.

Tenant yang pertama yakni PT. Daksa Digital dengan produk Simade (Sistem Informasi Manajemen Administrasi Desa).

Daksa Digital adalah tenant yang dibina Inbis Primakara sejak tahun 2016 yang merupakan salah satu tenant yang didirikan oleh alumni dan mahasiswa STMIK Primakara.

Baca: 577 Wisudawan Ikuti Wisuda Sarjana dan Magister ke-81 Undiknas

Baca: Kronologi Bocah di Babel Tewas Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai, sang Ibu Berteriak Histeris

Beberapa pencapaiannya adalah produk Daksa Digital yaitu SIMADE yang telah mengantarkan Desa Penatih mendapatkan predikat desa terbaik dalam Lomba Desa Kelurahan Tingkat Regional II Wilayah Jawa dan Bali.

Kedua ada PT. Farmindo Teknologi Nusantara dengan produk PONKOD (Alat Panjat Pohon Kelapa).

PONKOD dibina Inkubator Bisnis Primakara sejak tahun 2017 dan produknya juga sudah memiliki 3 Hak Kekayaan Intelektual yaitu Merek Dagang, Desain Industri dan Hak Paten.

Produk PONKOD digunakan oleh para petani pohon kelapa dan industri pariwisata di Bali dan telah mendapatkan hibah pendanaan berturut-turut 2 tahun dari tahun 2017 dan 2018 dari Kementerian Ristekdikti melalui program Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT).

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved