Wanita di Jembrana Ini Bercerita Kronologi Bayinya Dibekap Perampok, Polisi Sebut Ada yang Janggal

Seorang perampok beraksi di rumah Desak Putu Weniya Adnya Dewata (21). Korban pun dikabarkan trauma atas kejadian itu.

Wanita di Jembrana Ini Bercerita Kronologi Bayinya Dibekap Perampok, Polisi Sebut Ada yang Janggal
NET
Ilustrasi perampokan 

Ia beraksi sendiri mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun warna biru dan sudah tiga kali mondar-mandir melancarkan aksinya.

Polisi tengah olah TKP di lokasi perampokan.  Aksi rampok di Banjar Bale Agung, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana tergolong sadis, Sabtu (14/4/2019).
Polisi tengah olah TKP di lokasi perampokan. Aksi rampok di Banjar Bale Agung, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana tergolong sadis, Sabtu (14/4/2019). (dokumentasi polsek mendoyo)

Korban mengaku kehilangan perhiasan emas berupa kalung dan cincin dengan berat sekitar 20 gram yang tersimpan dalam almari pakaian yang digasak pelaku.

"Pelaku itu masuk ke dalam kamar dan langsung mengambil gergaji yang ada dalam kamar korban. Terus juga mengancam korban agar tidak berteriak. Akhirnya berhasil menggasak emas itu yang ada di lemari," ujar sumber kepolisian.

Korban yang berusaha mempertahankan barang miliknya itu juga mengalami pemukulan di kepalanya dengan gelas dan gergaji.

Bahkan anak yang masih tiga bulan sempat dibekap dengan menggunakan bantal.

Korban menolong anaknya dan merelakan hartanya dibawa kabur pelaku.

Kapolsek Mendoyo, Kompol Gusti Agung Komang Sukasana mengatakan, korban belum melapor.

Pihaknya masih belum bisa memastikan keberadaan pelaku.

Polisi masih berusaha menggali informasi dari korban untuk memastikan kebenaran informasi dari korban sendiri.

"Masih kami gali dan selidiki," bebernya.

Halaman
123
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved