Wanita di Jembrana Ini Bercerita Kronologi Bayinya Dibekap Perampok, Polisi Sebut Ada yang Janggal

Seorang perampok beraksi di rumah Desak Putu Weniya Adnya Dewata (21). Korban pun dikabarkan trauma atas kejadian itu.

Wanita di Jembrana Ini Bercerita Kronologi Bayinya Dibekap Perampok, Polisi Sebut Ada yang Janggal
NET
Ilustrasi perampokan 

Ada yang Janggal

Kompol Sukasana mengungkapkan sejumlah keterangan korban pun masih dianggap meragukan terlebih tidak adanya saksi mata.

Ada yang janggal dari keterangan korban, terutama soal merebut bayi.

"Pelaku mengendarai sepeda motor bagaimana bisa melarikan bayi sendirian lagi pelaku beraksi. Hanya pengakuan suami dan istrinya saja. Masih kami ragukan," jelasnya.

Pengakuan kehilangan perhiasan emas juga masih didalami. Sebab korban belum menghadiri pemeriksaan.

"Pengakuannya emas hilang karena menyelamatkan bayinya. Namun situasinya, apakah tidak ada membongkar lemari dulu. Apalagi di situ perumahan, kalau meminta tolong-pasti terdengar tetangga. Kami panggil untuk periksa orangnya tidak datang-datang alasannya trauma,” ujarnya.

Pihaknya akan melacak kebenaran kabar ini dengan membuka rekaman CCTV di Bank BRI Yehembang hari ini.

Ia menegaskan, ketika kabar yang menggegerkan tersebut tidak benar maka menurutnya akan bisa tergolong berita bohong (hoaks).

“Tida ada laporan, saksi korban hanya bercerita dengan orang lain. Tapi karena kita mendengar (delik umum) maka kami mendatangi TKP," paparnya. (*) 

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved