Kondisi Terkini Korban Kecelakaan di Selemadeg, Terancam Kehilangan Kaki Akibat Terlindas Ban Truk

Wanita berusia 20 tahun tersebut mengalami luka cukup parah pada bagian kaki sebelah kanan akibat kecelakaan

Kondisi Terkini Korban Kecelakaan di Selemadeg, Terancam Kehilangan Kaki Akibat Terlindas Ban Truk
TRIBUN BALI/ I MADE PRASETIA ARYAWAN
Korban kecelakaan saat dibawa menuju ruang IGD BRSU Tabanan, Selasa (16/4/2019) malam. 

Kondisi Terkini Korban Kecelakaan di Selemadeg, Ternancam Kehilangan Kaki Akibat Terlindas Ban Truk

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Seorang wanita yang menjadi korban kecelakaan di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk sebelah timur jembatan Bonian-Lalanglinggah, Banjar Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Selasa (16/4/2019), diketahui bernama Diajeng Roro Pangestu.

Wanita berusia 20 tahun tersebut mengalami luka cukup parah pada bagian kaki sebelah kanan akibat kecelakaan sekitar pukul 15.30 WITA.

Saat kejadian, Diajeng Roro Pangestu berboncengan dengan saudaranya Sumaliyah (46).

Keduanya berasal dari Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana. Mereka terlibat kecelakaan dengan sebuah kendaraan truk.

Korban mengalami luka cukup parah pada bagian kaki sebelah kanan bagian betis.

Ketika tiba di ruang IGD, korban langsung dilarikan menuju ruang bedah untuk mendapatkan penanganan.

Baca: Saat Caleg Tak Pedulikan Suara Tunanetra, Andalkan Televisi dan Radio untuk Tentukan Pilihan

Baca: UPDATE! Polisi Periksa 30 Saksi Terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana Bansos di Klungkung

Baca: Ditemani Musik India dan Melayu, Warga Pasang Bendera Merah Putih Lusuh Sebagai Penanda TPS

Kaki kanan bagian betis korban mengalami luka parah karena mengalami luka robek sekitar 30 centimeter dan mengalami patah tulang akibat kecelakaan tersebut.

Kapolsek Selemadeg, AKP Made Budi Astawa menjelaskan, sebelum kecelamaan terjadi pengendara sepeda motor melaju dari arah timur menuju barat (Gilimanuk) berkecepatan sedang.

Baca: Air Danau Batur Kembali Meluap, Perbekel Desa Terunyan Minta Segera Ditangani Pemerinah

Baca: Tunanetra Hanya Dapat Alat Bantu Pilih Presiden dan DPD, Kesulitan untuk Pilih Caleg

Baca: Wanita Tampa Identitas Alami Kecelakaan di Selemadeg Tabanan, Begini Penjelasan Dokter

Namun, ketika tiba di lokasi yang merupakan jalan lurus sebelum tikungan landai ke kiri, pengendara justru tak bisa menguasai kendaraannya yang kemudian oleng dan terjatuh di badan jalan (di jalurnya) hingga terseret ke jalur seberang atau melewati marka as jalan dan pada saat bersamaan datang sebuah truk yang berjalan landai, karena jarak yang sangat dekat sehingga bagian kaki Diajeng (pengendara) sempat terlindas roda depan kirii truk.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved