Simpang Ring Banjar

Banjar Tegalasih Jembrana Komitmen Bangun Bank Sampah, Kumpulkan Modal dari Penjualan Bazar

Sekaa Teruna Teruni (STT) Eka Semadi Banjar Tegalasih, Desa Batu Agung, Kecamatan Jembrana, Jembrana sepakat mendirikan bank sampah

Banjar Tegalasih Jembrana Komitmen Bangun Bank Sampah, Kumpulkan Modal dari Penjualan Bazar
Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Pura Desa Lan Puseh Desa Batu Agung. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Sekaa Teruna Teruni (STT) Eka Semadi Banjar Tegalasih, Desa Batu Agung, Kecamatan Jembrana, Jembrana sepakat mendirikan bank sampah.

Meskipun terkendala dalam pendanaan, mereka tidak pasrah dan berhenti begitu saja.

Sebagai solusinya, cara penjualan kupon bazarpun diambil. 

Nantinya, hasil penjualan kupon bazar akan digunakan untuk mendirikan bank sampah di kantor banjar.

Ide ini serangkaian pula dengan program kerja STT.

Para pemuda telah melakukan penjualan sejak beberapa hari yang lalu dan berakhir pada 2 Mei 2019 mendatang.

Ketua STT Eka Semadi, Ni Komang Mira Yudia menyatakan, bazar keliling ini bukan mengadakan penjualan barang dagangan seperti bazar pada umumnya.

Dalam penjualan kupon, mereka  bekerjasama dengan Kedai King di Banjar Tengah Negara.

"Penukaran kupon mulai tanggal 25 April sampai 2 Mei mendatang. Setiap keuntungan hasil penjualan, akan digunakan untuk mendirikan bank sampah," jelasnya, Senin (15/4/2019).

Baca: Berita Terkini Perhitungan Suara Sementara Pilpres 2019-2024 dari Real Count KPU

Baca: Good Team! Melvin Platje Antusias Lawan Persija, Yakin Pulih dari Cedera dan Fit

Mira menjelaskan, STT Eka Semadi akan menyasar sekolah, STT se Kecamatan Jembrana dan masyarakat di Kecamatan Jembrana.

Adapun target penjualan kupon bazar sekitar 300 kupon.

Hingga kini sudah terjual sekitar 120 kupon.

"Semua STT Kecamatan Jembrana disasar, sekolah, dan masyarakat," jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa keputusan untuk melakukan kupon bazar ini berdasarkan kesepatakan bersama antara anggota pemuda-pemudi STT Eka Semadi.

Diperkirakan modal yang diperlukan hingga mewujudkan ide pembuatan bank sampah adalah sekitar Rp 2 juta.

Dari perkiraan dana sekitar Rp 2 juta itu akan dimanfaatkan untuk membeli buku tabungan, timbangan karung, dan fasilitas lainnya.

“Selanjutnya, dari hasil menjalankan bank sampah, apabila sudah ada hasil tambahan, bisa digunakan untuk melaksanakan program STT lainnya,” imbuhnya.

Sistem bank sampah yang nantinya akan digerakkan adalah dengan cara pengumpulan sampah yang dibawa oleh masyarakat.

Baca: Kukuh Bantah Tudingan Warga Soal Limbah dan Bau Busuk Pabrik Tepung Ikan

Baca: Tak Semua Pencari Batu Sikat Mau Jadi Pegawai Kontrak

Jadi, setiap satu minggu sekali, masyarakat bisa datang ke balai banjar untuk menjual sampahnya, khususnya sampah plastik, besi, dan tembaga.

Selain itu, bisa juga sampah non-organik dan residu.

Profit yang diperoleh dari bank sampah tidaklah langsung dibagi-bagikan, melainkan ditabung.

Penarikan akan dilakukan setiap enam bulan sekali.

"Untuk sampah, sementara targetnya ialah masyarakat Banjar Tegalasih dan sampah-sampah itulah yang dikelola. Kami juga belum melakukan penjualan dengan MoU kepada pengepul. Jadi ketika ada, baru kami jual ke pengepul," katanya.

Saat ini, anggota STT Eka Semadi memang sedang fokus menjalankan bazar, hingga kemudian nantinya ide bank sampah bisa direalisasikan pada akhir Mei 2019.

Apabila ternyata nantinya modal yang terkumpul belum juga mencukupi, rencananya mereka akan kembali membuat kupon.

"Kami jual Rp 35 ribu dan mendapat untung Rp 15 ribu setiap kuponnya. Mereka (pembeli kupon) dapat menu seperti ayam geprek, ayam bakar, dan ayam crispy di Kedai King," ujarnya. 

Banjar Beri Dukungan Penuh

Kelian Banjar Tegalasih, I Nyoman Suryawan mengakui bahwa bazar keliling ialah kegiatan positif dari STT Eka Semadi.

Menurutnya, sejak beberapa tahun yang lalu, belum pernah ada kegiatan seperti itu.

Karenanya pihak banjar memberikan dukungan penuh sehingga bisa membantu menambah dana khas STT karena ke depannya banyak kegiatan yang akan dilaksanakan.

"Kan banyak perencanaan kegiatan tahun berikutnya dari modal ini. Jadi kami sangat mendukung," bebernya. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved