Umat Katolik Khusyuk Jalankan Ibadat Jumat Agung di Gereja Katedral Denpasar

Ribuan umat Katolik tampak memadati Gereja Katedral Denpasar untuk mengikuti ibadat Jumat Agung, Jumat (19/04/2019)

Umat Katolik Khusyuk Jalankan Ibadat Jumat Agung di Gereja Katedral Denpasar
Panitia Paskah Paroki Roh Kudus Katedral Denpasar
Suasana ibadat Jumat Agung di Paroki Roh Kudus Katedral Denpasar, Jumat (19/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Meika Pestaria Tumanggor

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ribuan umat Katolik tampak memadati Gereja Katedral Denpasar untuk mengikuti ibadat Jumat Agung, Jumat (19/04/2019).

Dari pintu masuk bagian depan gereja, terlihat satu persatu umat Katolik masuk dan melewati pemeriksaan tas.

Pemeriksaan tas ini sebagai upaya pengamanan dan menjaga kekondusifan selama ibadah berlangsung.

Ketua Panitia Perayaan Paskah Gereja Paroki Roh Kudus Katedral Denpasar, Simon Trombine mengatakan, pengamanan dalam perayaan Jumat Agung kali ini sedikit berbeda.

Pasalnya, jumlah petugas pengamanan dari kepolisian sedikit berkurang.

"Jumlah pengamanan dari kepolisian pada Jumat Agung kali ini sedikit berkurang. Karena bertepatan dengan pemilu. Kalau tahun sebelumnya ada dari Gegana, Brimob, Lantas, dan beberapa anggota gabungan kepolisian, jumlahnya bisa sampai 50 orang. Kalau sekarang ada 16 anggota Brimob dan unit-unit patroli," kata Simon saat ditemui Tribun-Bali.com usai ibadah pertama yang dimulai pukul 14.00 Wita.

Baca: UPDATE Hasil Real Count KPU, Ini Perolehan Suara Capres Jokowi dan Prabowo hingga Pukul 21.00 WITA

Baca: Dinas Perkimta Buleleng Siapkan Anggaran Rp 1,3 Miliar Bangun IPAL Komunal

"Untuk menambah jumlah pengamanan, kami menyediakan juga tim keamanan internal," tambah Simon.

Meski jumlah anggota kepolisian yang mengamankan berkurang, Simon mengatakan hal ini tidak mengurangi rasa aman umat dalam menjalankan ibadah.

"Kami tetap merasa aman. Karena ada jaminan negara. Kapolda juga sudah telepon saya. 'Kalian tetap menjalankan ibadah dengan baik. Kami pasti akan mengamankan. Tidak harus fisik kami hadir, tetapi kami tetap memantau dan menjaga,'. Aman kok, tidak ada masalah", ujar Simon.

Baca: Idap Penyakit Langka, Seorang Bayi di AS DIlahirkan Tanpa Kulit

Baca: 384 Peserta Absen UTBK Hingga Sesi 4, Kini Unud Luncurkan Pusat Informasi Lokasi Ujian

"Anggota kepolisian juga tadi pagi sudah keliling untuk melakukan sterilisasi, memeriksa sudut-sudut gereja dan memasang security gate," tambah Simon.

Untuk jadwal ibadah Jumat Agung pertama pukul 14.00 Wita, jumlah umat yang mengikuti ibadah diperkirakan mencapai 6.000 orang.

Jumlah ini juga diperkirakan sama dengan jadwal ibadah Jumat Agung kedua pukul 18.00 Wita.

Selain menyiapkan tim keamanan, juga disiapkan tim kesehatan yang bekerja sama dengan beberapa rumah sakit di Denpasar.

(*)

Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved