Bisa Menyebabkan Kematian pada Ibu Hamil, Ini Penjelasan tentang Preeklampsia

Pakar kesehatan menyebutkan preeklamsia adalah komplikasi yang cukup rentan menyerang para ibu hamil.

Bisa Menyebabkan Kematian pada Ibu Hamil, Ini Penjelasan tentang Preeklampsia
Metabolomic Diagnostics
Preeklampsia 

TRIBUN-BALI.COM -  Preeklampsia ini bisa juga disebut keracunan kehamilan.

Pakar kesehatan menyebutkan preeklamsia adalah komplikasi yang cukup rentan menyerang para ibu hamil.

Dilansir oleh Mayo Clinic, penyakit ini adalah kompilasi kehamilan yang ditandai oleh tekanan darah tinggi dan kerusakan pada sistem organ lain, paling sering hati dan ginjal.

Preklampsia biasanya dimulai setelah 20 minggu kehamilan pada wanita yang tekanan darahnya normal.

Tekanan darah ibu hamil dengan preeklampsia biasanya berada di atas 130/90 mmHg.

Sedangkan tekanan darah normal manusia sekitar 120/80 mmHg.

Preeklampsia bisa menyebabkan kematian pada ibu hamil, namun juga bisa menyebabkan kecacatan pada bayi.

Preklampsia kadang berkembang tanpa gejala apapun.

Memantau tekanan darah adalah ha yang wajib saat periksa kehamilan.

Baca: Misteri Kematian RA Kartini, dari Dugaan Diracun Belanda hingga Alami Preeklamsia Usai Melahirkan

Baca: Meski Sedang Hamil Tua, Ida Ayu Tetap Antusias Nyoblos di Pemilu 2019

Tanda-tanda gejala

Kelebihan protein di dalam urin atau masalah ginjal lainnya.
Sakit kepala parah
Gangguan penglihatan, misalnya pandangan kabur dan sensivitas terhadap cahaya.
Nyeri perut di bagian atas, bawah kanan tulang rusuk.
Mual dan muntah
Preklampsia juga ditandai dengan kejang-kejang setelah ibu melahirkan.

Kejang-kejang ini difaktori karena tekanan darah yang tinggi.

Penyebab

Aliran darah ke uterus tidak mencukupi
Kerusakan pembuluh darah
Masalah dengan sistem imun
Gen tertentu
Faktor Risiko

Baca: Hamil Delapan Bulan, Asri Welas Keluhkan Masalah dalam Kandungannya

Baca: Ibu Hamil Tak Boleh Pakai Make Up? Benarkah Bisa Sebabkan Kelainan pada Bayi?

Riwayat keluarga
Hipertensi kronis
Kehamilan pertama
Pasangan baru.

Setiap kehamilan dengan pasangan baru meningkatkan risiko preklampsia lebih tinggi daripada kehamilan kedua atau ketiga dengan pasangan yang sama.
Usia, risiko tinggi untuk wanita yang hamil di usia muda dan usia lebih dari 40 tahun.
Obesitas

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Preeklampsia, Diduga Penyebab Meninggalnya RA Kartini, Waspada Sering Terjadi pada Ibu Hamil

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved