Berita Banyuwangi

Doesoen Kakao Banyuwangi akan Dilengkapi Amphitheater, Tambah Geliat Ekonomi di Glenmore

Doesoen Kakao, di Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, akan dilengkapi dengan amphitheater.

Doesoen Kakao Banyuwangi akan Dilengkapi Amphitheater, Tambah Geliat Ekonomi di Glenmore
haorrahman
Doesoen Kakao Banyuwangi, selain memiliki kebun cokelat seluas 1.500 hektare, di Doesoen Kakao, kini juga terdapat pabrik pengolahan cokelat. Nantinya juga akan dibangun amphitheater. 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Doesoen Kakao, di Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, akan dilengkapi dengan amphitheater.

Ini merupakan kerja sama Pemkab Banyuwangi bersama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII dan PT Bank Mandiri Tbk. 

Doesoen Kakao merupakan kawasan wisata yang menjual eksotika perkebunan kakao, lengkap dengan pengolahan cokelat

Dengan hawa sejuk khas dataran tinggi, kualitas cokelat terbaik, dan aspek historis, Glenmore menjadi favorit wisatawan terutama dari Eropa.

Wisata ini juga dilengkapi pabrik pengolahan cokelat untuk wisata edukasi. Cokelat dari kakao di daerah itu telah diekspor ke Eropa dan berbagai kawasan lain di seluruh dunia.

Baca: VIRAL, Video Potongan Tubuh Manusia Dikeluarkan dari Perut Buaya Sepanjang 4 Meter

Baca: TERUNGKAP, Ini Penyebab Utama Kebakaran di Terminal Domestik Bandara Ngurah Rai, Kerugian Rp 4 M

"Kami telah bertemu dengan Dirut Bank Mandiri, Pak Kartika Wirjoatmodjo, dan Dirut PTPN XII, Pak Cholidi, membahas pengembangan wisata cokelat di Banyuwangi. Bank Mandiri akan membangun amphitheatre di Doesoen Kakao, sekaligus siap men-support PTPN XII yang akan membuka SMK jurusan cokelat," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Anas menambahkan, amphitheatre ini akan melengkapi fasilitas yang ada di Doesoen Kakao yang berada di perkebunan Kendenglembu, Glenmore.

"Rencananya, akan dibangun tahun ini," jelas Anas.

Anas menambahkan, PTPN XII juga akan membuka jurusan cokelat di SMK Andalusia Glenmore pada tahun ajaran baru ini.

Siswa jurusan cokelat akan fokus pada materi agronomi, khususnya komoditas coklat.

"Untuk keperluan pengajaran tersebut, PTPN XII juga akan melengkapinya dengan laboratorium. Alat-alat laboratorium rencananya dibantu Bank Mandiri. Jadi mereka akan kolaborasi, PTPN XII yang menyiapkan software-nya, hardware akan di-support Mandiri," jelas Anas.

Baca: Ketua KPPS Ditemukan Bersimbah Darah di Kamar, Stres Ambil Golok Lalu Tusuk Perut

Baca: Pekerja Kantoran Mudah Terkena Stres, Begini Menurut Hasil Penelitian

Anas bersyukur atas dua kolaborasi BUMN yang bergerak membantu pengembangan pariwisata Banyuwangi sekaligus turut menyiapkan pengembangan SDM-nya.

Dengan penambahan fasilitas wisata di Doesoen Kakao, kata dia, akan memperkaya ragam wisata Banyuwangi dan menambah alternatif destinasi wisata di Banyuwangi kawasan Selatan.

"Apalagi, jika Jalur Lintas Selatan sebentar lagi dituntaskan pemerintah pusat, wisata cokelat ini tentunya akan menambah geliat perekonomian di Banyuwangi selatan,” tambah Anas. (*)

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved