Pasca Kebakaran Jumat Lalu, Bau Hangus Masih Tercium di TKP Bandara Ngurah Rai

Lokasi di area yang diduga menjadi penyebab insiden kebakaran di Terminal Keberangkatan Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai kini ditutupi triplek

Pasca Kebakaran Jumat Lalu, Bau Hangus Masih Tercium di TKP Bandara Ngurah Rai
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana depan pintu masuk Terminal Keberangkatan Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai pasca insiden kebakaran Jumat 19 April 2019 kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Lokasi di area yang diduga menjadi penyebab insiden kebakaran di Terminal Keberangkatan Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai kini ditutupi triplek yang melintang mulai dari ATM Center hingga ke dalam terminal.

Penumpang yang memasuki Terminal Keberangkatan Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai harus bersabar dengan menutup hidung karena bau hangus masih tercium menyengat.

“Guna mengurangi bau angus akibat insiden kebakaran kemarin, kami pasangi 8 blower. Blower itu dari PPK untuk menyedot bau hangus yang dirasakan cukup menyengat di area counter check in,” jelas Communication & Legal Section Head PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, Minggu (21/4/2019).

Arie menyampaikan dan menduga bau angus tersebut berasal dari asap akibat kebakaran Jumat kemarin, yang menempel di difuser yang terintegrasi di terminal, sehingga baunya masih cukup menyengat pasca 3 hari insiden kebakaran terjadi.

Baca: Tes Kepribadian: Hewan Pertama Kali Kamu Lihat Ungkap Karaktermu, Sosok Kuat atau Sensitif?

Baca: Ingin Punya Rumah tapi Gaji Pas-pasan, Coba Terapkan Cara Ini untuk Mewujudkan Mimpi Itu

“Dampak dari alat-alat difuser dan AHU akan diganti ulang atau diganti baru semuanya. Dan kurang lebih butuh waktu dua minggu,” ungkap Arie.

Dari pantauan Tribun, sejumlah petugas berjibaku merenovasi plafon-plafon yang sebelumnya jebol dan terbakar akibat insiden kebakaran Jumat petang lalu.

Saat disinggung mengenai counter check in 23 sampai 62 yang hingga saat ini belum dioperasikan oleh maskapai AirAsia dan Lion Air Group, Arie menjawab akan diusahakan Senin 22 April 2019 esok counter check in tersebut sudah beroperasi.

Baca: Ketenangan Desa St Briavels Terusik Sejak Teror Mengerikan Sosok Bertopeng Misterius Selama 2 Tahun

Baca: Pekerja Kantoran Mudah Terkena Stres, Begini Menurut Hasil Penelitian

“Untuk counter check in kami upayakan besok pagi seluruh counter check in yang tidak diaktifkan (counter check in 23-62) sudah diaktifkan. Mengenai maskapai apa saja nanti yang akan pindah kembali ke terminal domestik akan diinfokan lebih lanjut,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, kemungkinan besok pagi baru dapat mengoperasikan atau mengaktifkan 10 counter check in dari sebelumnya counter check in 01-22.

Atau menjadi 32 counter check in beroperasi besok.

“Kalau masih ada yang diselidiki lebih lanjut mengenai server. Mungkin kita akan menambah 10 counter check in atau menjadi 32 counter check in,” tambahnya.

(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved