Sempat Koma Setelah Dikubur Hidup-hidup, Bayi 7 Bulan di Purwakarta Akhirnya Meninggal

Korban sempat menjalani perawatan intensif di ruang PICU NICU RSUD Bayu Asih Purwakarta sebelum meninggal akibat dikubur hidup=hidup

Sempat Koma Setelah Dikubur Hidup-hidup, Bayi 7 Bulan di Purwakarta Akhirnya Meninggal
Net
Ilustrasi bayi meninggal. Sempat Koma Setelah Dikubur Hidup-hidup, Bayi 7 Bulan di Purwakarta Akhirnya Meninggal Dunia 

Warga Kampung Pasirmuncang, Desa Pusakamulya, Kiarapedes, Purwakarta itu diduga mengalami depresi saat proses kehamilannya.

Makam bayi Dian Asriani yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Bayu Asih karena dikubur hidup-hidup oleh ibunya sendiri. 
Makam bayi Dian Asriani yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Bayu Asih karena dikubur hidup-hidup oleh ibunya sendiri.  (TRIBUN JABAR/HARYANTO  )

Kapolsek Kiarapedes, Iptu Toto Herman Permana mengatakan pelaku mengalami gangguan jiwa saat usia kandungannya sekitar tujuh bulan.

W mengubur bayinya sendiri ketika sang suami sedang kerja di kebun.

W mengaku kepada saudaranya bahwa sang bayi hilang. 

Tetangga dan keluarga pelaku mulai melakukan pencarian terhadap bayinya.

Siti Atikah memeriksa belakang rumah W.

Baca: Stres Ada Selisih Perhitungan Surat Suara, Ketua KPPS Nekat Berupaya Bunuh Diri dengan Golok

Baca: Istri Telanjang Bareng Pria Lain di Kebun Pisang, Sang Suami Langsung Tikam Dada Tetangganya

Ia curiga karena sehari-hari W selalu bersama bayinya.

Ia melihat ada sesuatu yang menyembul dari balik tanah yang sebelumnya digali oleh W.

"Saat diperiksa ke belakang rumah ditemukan ada dua galian tanah, dan salah satunya itu ada korban. Terlihat karena ada tangan dan kain putih di sekitar galian tanah," ucapnya.

Setelah digali, korban dilarikan ke Puskesmas Wanayasa.

Halaman
1234
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved