Benarkah Micin Bikin "Lemot" dan Memengaruhi Kinerja Otak? Ini Penjelasan Ahli

Hingga kini masih banyak masyarakat yang memperdebatkan apakah penyedap rasa MSG atau micin punya pengaruh pada kinerja otak atau tidak

Benarkah Micin Bikin
Food Navigator
Rasa gurih dari Monosodium Glutamat (MSG) memang kerap bikin ketagihan. Tapi, tahukah anda di balik rasa lezat itu ada bahaya mengancam kesehatan. 

Mungkin akan timbul pertanyaan, apa hubungan penyedap rasa dengan kemampuan otak manusia?

Dokter Ivena mengatakan, otak memiliki banyak saraf yang bertugas menerima berbagai macam rangsangan.

Saraf yang bertugas menerima rangsangan disebut reseptor yang jumlahnya ada di bagian hipotalamus otak.

Baca: Perayaan Hari Kartini, Garuda Indonesia Gelar Kartini Flight Diawaki Kru Pesawat Pria

Baca: Waspada Gejala Penyakit Jantung Koroner dan Maag Hampir Sama, Ini Perbedaan Yang Perlu Diketahui

"Nah, glutamat dalam penyedap rasa punya banyak reseptor yang ada di hipotalamus. Karena itu, efek kebanyakan glutamat di otak bisa membahayakan. Reseptor-reseptor dalam otak jadi terangsang secara berlebihan akibat kadar glutamat yang tinggi. Bila terus-terusan terjadi, alhasil aktivitas reseptor yang berlebihan malah bisa sebabkan kematian neuron," ujarnya.

Padahal, neuron yang merupakan sel-sel saraf berperan penting untuk menjalankan fungsi kognitif otak.

Kematian neuron berarti fungsi kognitif otak turun dan menyebabkan seseorang menjadi lemot. 

Tulisan yang datanya ditelaah dr Yusra Firdaus itu juga menyebutkan bahwa monosodium glutamat memiliki efek buruk lain bagi sistem saraf.

Dampaknya menyebabkan sakit kepala, insomnia, dan kelelahan.

"Monosodium glutamat juga dapat menimbulkan gejala-gejala depresi dan kecemasan. Hal-hal tersebut tentu dapat memengaruhi kinerja seseorang dan dapat berdampak negatif," paparnya.

Baca: Kebiasaan Sehari-hari Ini Tanpa Disadari Jadi Penyebab Penuaan Dini

Baca: Promo Spesial HUT J.Co! Hanya 102 Ribu Dapat 2 Lusin Donat, Berlaku Tiga Hari di Tanggal Ini

Oleh karena itu, mereka pun menyarankan untuk tidak mengonsumsi banyak MSG atau micin.

Meski dampak yang ditimbulkan tidak terjadi dalam sekejap, tetapi jika Anda menambahkan MSG dalam makanan sehari-hari, maka lama-lama efeknya juga akan menumpuk.

Mereka menyarankan, lebih baik untuk menggunakan rempah-rempah alami sebagai pengganti micin, misalnya kunyit, jahe, lada, cengkeh, kayu manis, kemiri, dan ketumbar.

Halaman
123
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved