Breaking News:

Wawancara Ekslusif dengan Kalaksa BPBD Provinsi Bali Terkait Penanganan Pascaerupsi Gunung Agung

Wawancara eksklusif dengan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Bali, I Made Rentin terkait penanganan yang dilakukan BPBD Bali pasca erupsi

Penulis: Wema Satya Dinata | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Bali, I Made Rentin saat ditemui di Kantornya, Senin (22/4/2019) 

Ya benar. Kami mendapat laporan dari Tabanan, Bangli, Klungkung, Gianyar. Bahkan terakhir di Badung dan Denpasar sampai sudah masuk di kawasan Bandara Ngurah Rai.

Adakah pengaruhnya terhadap aktivitas penerbangan di Bandara Ngurah Rai?

Hasil assessment kami terutama terhadap  yang pertama. Kekhawatiran kami yang pertama adalah kaitannya dengan operasional di Bandara Ngurah Rai.

Namun pihak Angkasa Pura menyatakan akan mengatakan rapat internal. Singkat kata, setelah beberapa jam Angkasa Pura menyimpulkan Bandara Ngurah Rai tetap beroperasi normal.

Selanjutnya pada erupsi yang kedua dipengaruhi oleh arahan angin yang bergerak menuju ke arah Tenggara. Artinya justru menjauh dari Bandara Ngurah Rai.

Bagaimana tindak lanjut BPBD Bali terhadap erupsi tersebut?

Pagi (22/4/2019) tadi kami mengirim dua Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan assessment ke lapangan.

Assessment yang dilakukan adalah pertama, memastikan masyarakat tidak ada yang melakukan pengungsian.

Ternyata benar, yang awalnya ada 9 KK terdiri atas 32 jiwa melakukan pergeseran dan pengungsian, pagi hari telah kembali pulang ke tempat masing-masing.

Baca: Hujan Abu Akibat Erupsi Gunung Agung Dirasakan Hingga Denpasar, Begini Situasi di CFD Renon Pagi Ini

Baca: Ini Sejumlah Wilayah di Bali yang Terdampak Abu Vulkanik Akibat Erupsi Gunung Agung Dini Hari Tadi

Kedua, memastikan stok ketersediaan masker di pos-pos terdepan yang ada di masyarakat memadai.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved