Breaking News:

Wawancara Ekslusif dengan Kalaksa BPBD Provinsi Bali Terkait Penanganan Pascaerupsi Gunung Agung

Wawancara eksklusif dengan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Bali, I Made Rentin terkait penanganan yang dilakukan BPBD Bali pasca erupsi

Penulis: Wema Satya Dinata | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Bali, I Made Rentin saat ditemui di Kantornya, Senin (22/4/2019) 

Kemarin sudah mendapat sokongan 50 ribu pax masker dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dan tadi pagi sebanyak 12 ribu kami distribusikan ke Pemerintah Kabupaten Karangasem.

Desa mana saja yang sudah dibagikan masker?

Dusun Badeg Dukuh, Desa Sebudi, Kecamatan Selat dibagikan 500 masker.

Kemudian, sisanya diserahkan ke BPBD Karangasem karena secara personal yang mengetahui kondisi lapangan adalah TRC BPBD Karangasem untuk antisipasi ketersediaan masker harus dalam jumlah yang memadai.

Warga yang sempat mengungsi dari mana saja dan menuju ke mana?

Hanya di satu dusun. Dusun Badeg Dukuh, Desa Sebudi, Kecamatan Selat.

Mereka sempat mengungsi ke Balai Desa. Tetapi setelah kita lakukan assessment tadi pagi, mereka sudah kembali ke rumah masing-masing.

Tadi pagi tinggal dua orang lanjut usia yang tinggal di rumah keluarganya sendiri, sehingga dikategorikan bukan mengungsi.

Baca: Gunung Agung Kembali Erupsi Minggu Dini Hari, Klungkung Diguyur Hujan Abu Cukup Pekat

Baca: Gunung Agung Alami Peningkatan Sepekan Terakhir, PVMBG Temukan Fenomena ini di Permukaan Kawah

Saat ini masih dalam proses rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kecamatan. Bagaimana imbauan dari BPBD?

Erupsi yang terjadi dua kali itu, kaitannya proses rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kecamatan, saya sampaikan bahwa BPBD dengan kondisi sekarang pasca erupsi dua kali kemarin, kami merekomendasikan proses itu tetap berjalan lancar.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved