Pementasan Calonarang di Banjar Pengaji, Anak-anak Berebut Jadi Bangke Matah & Hadapi Risiko Ini

Tak banyak yang berani melakoni peran ini, lantaran taruhannya nyawa. Sebab seseorang yang menjadi bangke matah, kerap menjadi incaran penekun ilmu

Pementasan Calonarang di Banjar Pengaji, Anak-anak Berebut Jadi Bangke Matah & Hadapi Risiko Ini
Dok/ist
Calonarang-Watangan matah di Desa Pakraman Pengaji saat pementasan Calonarang di Pura Dalem Pengaji, Kamis (11/4/2019). 

Menurut Suandi, selama ini tidak pernah ada anak yang setelah menjadi watangan matah, jatuh sakit.

Bahkan yang terjadi justru sebaliknya. Karena itulah, para orangtua tidak ada yang melarang anak-anaknya menjadi watangan matah.

“Astungkara, tidak ada yang sakit. Malahan yang sakit jadi sembuh,” tandasnya.

Pihaknya berharap, hal ini tidak dijadikan sebagai ajak unjuk kehebatan oleh para anak-anak setempat.

Namun harus dipakai sebagai sarana bhakti pada Ida Bhatara. (wayan eri gunarta)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved