Upaya Saingi Produk Impor, Sebanyak 5000 Bibit Jeruk dan 7500 Stroberi Dibagikan ke Petani

Banyaknya wisatawan yang masuk ke Bali ternyata tidak berbanding lurus dengan konsumsi hasil pertanian lokal.

Upaya Saingi Produk Impor, Sebanyak 5000 Bibit Jeruk dan 7500 Stroberi Dibagikan ke Petani
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Acara Petani Muda Bali Mesuryak di Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Selasa (23/4/2019). 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebagai pulau yang dijadikan destinasi pariwisata dunia, Bali setiap tahun selalu dipadati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.

Ketua Udayana Community Development Program (UCDP) Universitas Udayana Prof. I Made Supartha Utama mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali berkisar di angka 5 juta, sementara domestik mencapai 7 juta.

Jika dikalkulasikan, jumlah wisatawan ke Bali bisa mencapai 13 juta orang setiap tahun.

Banyaknya wisatawan yang masuk ke Bali ternyata tidak berbanding lurus dengan konsumsi hasil pertanian lokal.

Masih banyak produk pertanian Bali yang nyatanya tidak diserap oleh gebyarnya dunia pariwisata.

Baca: Momentum Hari Kartini, Polda Bali Gelar Pertandingan Tenis Meja Open Nasional

Baca: Perhimpunan Advokat Indonesia Gelar Peradi Cup 2019, Ketua DPC Bangga Bali Terpilih Jadi Tuan Rumah

Salah satu penyebabnya yakni produk pertanian Bali yang kualitasnya masih kalah dengan produk dari luar.

Jeruk siam Bali misalnya yang dinilai terus kalah dengan jeruk impor.

Oleh karena itu, kini petani di Bali tidak hanya didorong untuk menanam jeruk siam tetapi juga menanam varietas lain yang dapat menyaingi kualitas jeruk pendatang.

Selain itu, ternyata sebagian besar petani di Bali masih sangat mengandalkan pasar tradisional dalam menyalurkan produknya.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved