Jokowi Antusias Bangun Pusat Kebudayaan Bali, Dibangun di Lahan Seluas 292 Hektar di Klungkung

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat antusias menyambut rencana pembangunan pusat kebudayan Bali di kawasan eks Galian C, Desa Gunaksa

Jokowi Antusias Bangun Pusat Kebudayaan Bali, Dibangun di Lahan Seluas 292 Hektar di Klungkung
Tribun Bali/Dwi Suputra
Rencana pembangunan Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung 

"Kemudian, ada dana dekonsentrasi, tugas pembantuan, atau skema lain, yang nantinya akan dialokasikan kepada desa adat dan komunitas budaya yang ada di Bali," kata Koster.

Selanjutnya peningkatan infrastruktur, di antaranya pembangunan short cut ruas jalan Singaraja-Denpasar, lanjutan pembangunan short cut ruas jalan Denpasar-Gilimanuk, pengembangan jalan untuk jalur logistik TransJawa-Bali-NTB melalui jalur Bali Utara (Gilimanuk-Buleleng-Karangasem), pembangunan jalan Bypass Lingkar Bali, serta lanjutan jalan Bypass Ida Bagus Mantra.

Tak hanya insfratruktur jalan, Koster juga mengusulkan pembangunan jalur kereta api lingkar Bali, serta lanjutan pembangunan pelabuhan cruise.

Minta Diingatkan

Sementara itu, Suwirta dalam kesempatan ini mengusulkan prioritas pembangunan di Nusa Penida, yang menjadi fokus pembangunan di Klungkung.

“Misalnya rencana pembangunan pelabuhan segitiga emas, jalan lingkar Nusa Penida, termasuk pembanguan tanggul karena abrasi telah memakan badan jalan di Nusa Penida," ujar Suwirta.

Menanggapi usulan tersebut, kata Suwirta, Jokowi juga memerintahkan langsung Menteri PUPR untuk memprogramkan pembangunan jalan lingkar Nusa Penida.

Ruas jalan lingkar Nusa Penida ini memiliki panjang sekitar 60 kilometer.

Selanjutnya, Suwirta akan kembali membawa data usulan-usulan pembangunan prioritas di Nusa Penida ke kementerian yang membidangi.

Walaupun sebelumnya Suwirta telah sempat membawa seluruh usulan prioritas di Klungkung ke kementerian.

"Momentumnya bagus, kami harus segera datang kembali ke kementrian untuk membawa data-data (usulan prioritas) ini. Respon Presiden bagus, jika saja kita siap data pasti dieksekusi," jelasnya.

Bahkan, Presiden Jokowi sempat minta diingatkan, terkait usulan-usulan prioritas ini.

"Saya lihat respon beliau bagus, dan bahkan minta diingatkan," ungkap bupati yang diusung Partai Gerindra ini.

Adapun beberapa usulan lain di Klungkung, yang menjadi prioritas dan membutuhkan pendanaan dari APBN antara lain pembangunan Pelabuhan Segitiga Emas di Pesinggahan (Klungkung), Sampalan (Dawan), dan Bias Munjul (Nusa Ceningan) dengan anggaran sekitar Rp 153 miliar, jembatan permanen yang menghubungkan Pulau Lembongan-Ceningan, jalan lingkar Nusa Penida, dan pembangunan beberapa tanggul di Klungkung. (*) 

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved