Kunjungi SMKN 5 Denpasar, Menteri Kesehatan Singgung Masalah Bullying di Indonesia

Menteri Kesehatan RI, Nila Djuwita F Moeloek dalam acara kunjungannya ke Bali melakukan kunjungan ke SMK Negeri 5 Denpasar

Kunjungi SMKN 5 Denpasar, Menteri Kesehatan Singgung Masalah Bullying di Indonesia
Tribun Bali/I Putu Supartika
Menteri Kesehatan RI, Nila Djuwita F Moeloek saat berkunjung ke SMKN 5 Denpasar, Rabu (24/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menteri Kesehatan RI, Nila Djuwita F Moeloek dalam acara kunjungannya ke Bali melakukan kunjungan ke SMKN 5 Denpasar.

Di sini ia berbicara tentang masalah bullying yang belakangan ini marak terjadi di kalangan generasi muda.

Di hadapan ratusan siswa ia mengungkapkan sangat prihatin melihat bullying yang terjadi di Indonesia.

"Saya prihatin melihat bullying di negara kita. Kami sebagai orangtua membesarkan kalian lalu terjadi bullying. Sakit hati sekali, merasa bersalah, kok jadi begini. Ada dua sisi, sebagai orangtua kami bertanggung jawab bagaimana menjaga anak-anak kita ini tidak mudah. Namun ketika mulai masuk TK saatnya berpisah dengan kalian karena dititip sama guru kita dan tidak 100 persen bisa menguasai karena sudah dititipkan," kata Nila, Rabu (24/4/2019).

Ia pun mencoba melakukan survei tentang bullying ini dan ternyata ketahanan sosial di kalangan siswa masih rendah.

Baca: Eksplorasi Lilipaly, Siap Bermain 100 Persen di Posisi 9

Baca: Dosen Politeknik Nasional Denpasar Raih Penghargaan Green Microentrepreneur Dalam Ajang CMA

Bahkan ia menyinggung hanya gara-gara bullying verbal bisa mengakibatkan pertengkaran.

"Contoh hanya memberi komentar saja jadi bertengkar, mau berantem sampai bunuh-bunuhan, ada kelemahan di generasi kita, ini yang jadi perhatian kita sebagai orangtua untuk bertanggung jawab, dan anak muda juga harus terbuka kalau tidak orangtua sulit mengetahui apa yang terjadi," katanya.

Bullying menurutnya mengakibatkan anak-anak kehilangan masa depan.

Nila juga memberikan sebuah tantangan kepada siswa SMKN 5 Denpasar, kalau ada yang mau masuk penjara akan diberikan sepeda.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved