250 Warga Australia dan Selandia Baru Ikuti Peringatan Hari ANZAC 2019 di Bali

Konsulat Jenderal Australia Bali, Kamis (25/04/2019), menggelar peringatan Hari ANZAC (Australia and New Zealand Army Corps)

250 Warga Australia dan Selandia Baru Ikuti Peringatan Hari ANZAC 2019 di Bali
Tribun Bali/Meika Pestaria Tumanggor
Susana upacara peringatan Hari ANZAC di┬áKonsulat Jenderal Australia Bali, Kamis (25/04/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Meika Pestaria Tumanggor

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Konsulat Jenderal Australia Bali, Kamis (25/04/2019), menggelar peringatan Hari ANZAC (Australia and New Zealand Army Corps).

Hari ANZAC digelar setiap tanggal 25 April guna mengenang pengorbanan para prajurit Australia dan Selandia Baru, yang menjadi bagian dari ekspedisi sekutu untuk merebut Semenanjung Gallipoli tahun 1915.

Meski kampanye Gallipoli gagal dalam tujuan militernya, pengorbanan ANZAC dalam kampanye militer tersebut meninggalkan warisan yang kuat bagi Australia dan Selandia Baru.

Baca: Kerja Sama dengan Australia, Bandara Ngurah Rai Gelar Pelatihan Peningkatan Keamanan Petugas Bandara

Baca: Jambret iPhone X Milik WN Malaysia, Kadek Moyo Babak Belur Dihajar Warga

Upacara fajar dalam peringatan Hari ANZAC berlangsung khidmat.

Peserta upacara turut menyalakan lilin dan meletakkan bunga rosemary di pakaiannya.

Agenda upacara meliputi mengheningkan cipta, penghormatan bendera negara Australia dan Selandia Baru, serta persembahan karangan bunga.

Konsul Jenderal Australia Dr Helena Studdert mengatakan, peringatan Hari ANZAC selain digelar di Australia juga digelar di kedutaan-kedutaan besar di seluruh dunia.

Baca: Anjing Kloning Pertama di Dunia Namanya Suppy, Begini Kisahnya yang Unik

Baca: Ngopi Plus Angkringan, Thanks! Coffee Hadirkan Konsep Unik di Satu Tempat

Hari ANZAC juga merupakan hari libur nasional di Australia

"Hari ANZAC adalah waktu khusus bagi warga Australia dan Selandia Baru. Kami mengambil waktu untuk mengenang dan memperingati orang-orang di masa lalu, yang telah mengabdikan dirinya bagi negara dengan pengorbanan dan kehormatan. Kami juga mengenang para korban perang dan kami bercermin perlunya keharmonisan, toleransi dan perdamaian untuk semua orang,” kata Helena Studdert saat ditemui awak media usai upacara.

Upacara ini turut dihadiri Pewakilan Departemen Pertahanan Australia, Awak Kapal HMAS Broome, Pemerintah Provinsi Bali, Kodam IX/Udayana, Lanud Ngurah Rai, dan Lanal Banyuwangi, Perwakilan Polda Bali, Pemkab Badung, Perwakilan Pemkot Denpasar, serta 250 warga negara Australia dan Selandia Baru yang ada di Bali.(*)

Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved