Beredar Video Adegan Dewasa Diduga Terjadi di Bali, Cyber Crime Polda Bali: Kami Sudah Take Down

Aksi adegan dewasa itu diduga terjadi di Bali dikarenakan ada tanda-tanda dari logat dan suara musik yang terdengar dari dalam video tersebut.

Beredar Video Adegan Dewasa Diduga Terjadi di Bali, Cyber Crime Polda Bali: Kami Sudah Take Down
NET
Ilustrasi video porno 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jagat media sosial di Bali kini tengah diramaikan dengan video adegan dewasa (mesum) yang diduga terjadi di Bali, beberapa waktu belakangan.

Beberapa link video dan akun media sosial yang telah memberitakannya pun membuat warganet heboh.

Bagaimana tidak, aksi adegan dewasa itu diduga terjadi di Bali dikarenakan ada tanda-tanda dari logat dan suara musik yang terdengar dari dalam video tersebut.

Dari pantauan Tribun Bali dari beberapa website yang memberitakannya, video tersebut memiliki dua jeda.

Satu dengan durasi yang lebih singkat dari yang lainnya.

Untuk mengetahui kebenarannya, Tribun Bali mencoba mengonfirmasi Kasubdit V Cyber Crime Polda Bali Kompol I Gusti Ayu Suinaci mengatakan pihaknya saat ini sudah men-take down video mesum yang sebelumnya beredar di link dan media sosial.

Namun lebih jauh dikatakannya, pihaknya hingga kini belum menerima laporan terkait apakah ada pihak yang mau melapor atau merasa dirugikan atas video dewasa yang beredar itu 

"Belum ada sampai ke kami laporannya. Tapi terkait akun yang memuat video itu, akunnya sudah kita take down. Karena itu kan bermuatan pornografi, “ kata Suinaci.

“Kami memutus dan meminimalisir peredarannya. Meminimize bagi orang-orang yang melihatnya, karena itu kan muatan pornografi bisa diakses siapa saja. Apalagi itu di Medsos kan?," lanjutnya

Secara rinci diungkapnya, mengenai apakah itu dibuat di Bali ataupun orang-orangnya dari Bali, Suinaci mengatakan pihaknya belum mengetahui. 

"Ada beberapa link seperti Bali Terkini  dan media sosial yang kami dapati dan sudah kami take down itu, tentu link videonya. Soal pertama kali beredar dari mana, kami belum tahu. Yang jelas itu sudah beredar gitu aja. Tidak tahu yang mana yang pertama," ungkap Ayu Suinaci.

Ditanya kedepannya, seperti apa tindak lanjut dari pihak Cyber Crime Polda Bali, dia mengatakan barang siapa yang menyimpan, mendistribusikan video tersebut timnya maka akan ditindak dengan undang-undang yang berlaku. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved