Ditjen Hubud Kemenhub RI Siap Hadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0

Penerbangan sebagai salah satu Industri yang turut serta menjadi pengaruh perekenomian dunia terutama di Indonesia harus siap dalam menghadapi

Ditjen Hubud Kemenhub RI Siap Hadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0
Bidang Kerjasama Internasional, Humas dan Umum Ditjen Hubud.
Rakerdin Direktorat Jenderal Perhubungan Udara 2019, Kamis (25/4/2019) kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, JAKARTA - Berkembangnya kemajuan teknologi berpengaruh pada revolusi di seluruh bidang, termasuk Revolusi Industri. 

Penerbangan sebagai salah satu Industri yang turut serta menjadi pengaruh perekenomian dunia terutama di Indonesia pun harus siap dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara selaku regulator penerbangan, menjawab tantangan tersebut melalui kegiatan Rapat Kerja Dinas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara 2019 dalam menyamakan visi dan misi untuk menghadapi revolusi industri.

Pembukaan Rakerdin Direktorat Jenderal Perhubungan Udara 2019 secara resmi dibuka oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pada Kamis (25/4/2019) kemarin.

Pembukaan tersebut dihadiri para pejabat tinggi pratama kementerian perhubungan, pejabat tinggi madya kementerian perhubungan dan Direksi Transportasi Udara di Indonesia.

Baca: Diduga Tekait Aliran Dana, Kantor Mantan Pengacara Sudikerta Akan Disita Polda Bali

Baca: Pemda Usulkan Pengerjaan Bypass IB Mantra Dilanjutkan, Butuh Anggaran Dana Rp 370 Miliar

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengungkapkan harapannya atas dilaksanakan Rakerdin sebagai persiapan menghadapi tantangan global.

“Saya harapkan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara segera melakukan upaya-upaya untuk menghadapi Revolusi Industri 4.0, terutama persiapan terkait harmonisasi peraturan perundangan dan regulasi-regulasi lainnya,” jelas Menteri Budi, melalui rilis resmi yang diterima tribunbali.com, Jumat (26/4/2019).

Menteri Budi menambahkan kesiapan sumber daya manusia dan fasilitas pendukung dan penunjang yang diperlukan serta dapat menganalisis kendala dan dampak yang dapat ditimbulkan sebelum diimplementasikan.

Ditegaskan dalam laporan Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Nur Isnin Istiartono selaku Ketua Panitia Pelaksana, kegiatan Rakerdin Tahun 2019 dimaksudkan untuk menghadapi Revolusi Industri 4.0 sesuai dengan tema Rakerdin "Strategi Penyelenggaraan Transportasi udara dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0.”

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved