Komplotan Pembobol ATM Diadili, WN Bulgaria Embat Rp 788 Juta Lebih

Komplotan pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) asal Bulgaria mulai diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (25/4/2019)

Komplotan Pembobol ATM Diadili, WN Bulgaria Embat Rp 788 Juta Lebih
Tribun Bali/I Putu Candra
PEMBOBOL ATM - Komplotan pembobol ATM asal Bulgaria diadili di PN Denpasar, kamis (25/4/2019). Dalam aksinya, para terdakwa membobol uang Rp 788 juta. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Komplotan pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) asal Bulgaria mulai diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (25/4/2019).

Mereka adalah Andrey Iliev Peychep (41), Varadin Nikolaev Popov (28), Ivaylo Filipo Trifonnov (43), George Jordanov (46) dan Todor Krasimirov Dobrev (21).

Kelima terdakwa tersebut diadili dalam berkas terpisah.

Dari masing-masing berkas dakwaan terungkap, dalam melakukan aksinya, para terdakwa berhasil membobol uang Rp 788 juta.

Atas perbuatan itu, para terdakwa dikenakan dakwaan pertama dan kedua oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Para terdakwa yang didampingi tim penasihat hukum tidak mengajukan keberatan.

Dengan tidak diajukannya keberatan, majelis hakim menunda sidang.

Sidang kembali dilanjutkan pekan depan, mengagendakan pembuktian dari jaksa penuntut.

Dipaparkan Jaksa Eddy Arta Wijaya dalam dakwaan pertama, kelima terdakwa bersama Illias (DPO) yang melakukan, yang menyuruh melakukan dan yang turut melakukan perbuatan dengan sengaja tanpa hak atau melawan hukum mengakses komputer atau atau sistem elektronik milik orang lain dengan cara apapun.

Baca: Beberapa Bencana Kerap Berulang, BNPB Harap Semua Elemen Siap Hadapi Bencana

Baca: Ini Daftar Penerima Penghargaan dalam Peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia ke-19

"Perbuatan para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 30 ayat (1) jo Pasal 64 ayat (1) Undang-Undang RI No.19 tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI No.11 tahun 2008 tentang Informasi dari Transaksi Elektronik (ITE) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP," jelasnya di hadapan majelis hakim pimpinan IGN Partha Barghawa.

Halaman
1234
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved