Siswa SMAN 8 Denpasar Raih Perunggu di Malaysia, Temukan Penyerap Polusi Udara dari Glodok Tiang

Prestasi menggembirakan diraih siswa-siswi SMA Negeri 8 Denpasar (Smapan). Mereka menemukan teknologi penyerap polusi udara dari pohon glodok tiang.

Siswa SMAN 8 Denpasar Raih Perunggu di Malaysia, Temukan Penyerap Polusi Udara dari Glodok Tiang
Dokumentasi Siswa Smapan/Tribun Bali
DI MALAYSIA -  Tim jurnalistik SMAN 8 Denpasar saat mengikuti festival inovasi internasional  di University Malaysia Pahang. 

Mereka membakar daun glodok tiang kering di Balai Teknologi Industri Kreatif Keramik (BTIKK) Jalan By Pass Ngurah Rai, Suwung Kauh, Denpasar Selatan.

 “Nah setelah kita bakar itu, karbonnya dicampur dengan hadenoreksin lalu kita cetak sesuai ukuran tergantung kebutuhan,” kata Liana. Setelah itu proses pelubangan pada cetakan.

Mereka kemudian melakukan tes di dealer AUTO 2000 di Ubung Denpasar.

Mereka masukkan satu alat ke dalam knalpot mobil dan satu alat lainnya  untuk mengukur gas buang.

“Setelah itu baru diukur. Nah hasilnya ada selisih,” kata dia.

Teknologi  temuan para siswa Smapan tersebut setelah diuji berhasil menyerap karbonmonoksida sekitar 90 persen, hidrokarbon 95,2 persen dan karbondioksida sekitar 30,3 persen.

Dijelaskannya, temuan ini pun bisa diterapkan di underpass. 

“Kalau underpass kan ada dinding-dindingnya. Di underpass itu kan banyak kendaraan yang lewat," ujarnya

Liana mengatakan, temuan ini merupakan lanjutan dari penelitian sebelumnya yang mereka ikut pada lomba Thailand Investor Day. 

Dalam lomba di negeri Gajah Putih itu mereka mendapatkan medali perunggu.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved