272 Petugas KPPS Meninggal Dunia, Benarkah AKibat Kelelahan? Bagimana Faktor Rokok dan Kafein?

Komisioner KPU pun menyetakan, mayoritas petugas KPPS yang meninggal akibat kelelahan.

272 Petugas KPPS Meninggal Dunia, Benarkah AKibat Kelelahan? Bagimana Faktor Rokok dan Kafein?
Tribun Bali/Prima
`Korban` Pemilu 2019 Tambah 5 Orang di Bali, Beban Kerja Jadi KPPS Dianggap Tak Sebanding Honor 

Kemudian, tubuh perlahan-lahan berhenti mengurangi melatonin di pagi hari.

Sehingga sangat disarankan untuk benar-benar menjaga pola tidur kita. Jangan sampai memaksakan tubuh kita yang sudah sangat lelah karena ini bisa berakibat fatal.

Sebetulnya kelelahan tidak serta merta bisa dibilang menjadi penyebab kematian. Karena kelelahan ini mungkin dibarengi dengan faktor penyakit bawaan atau kondisi tubuh yang sedang sakit. Alhasil, hal yang tak terduga seperti kematian pun bisa saja terjadi.

Penyakit Jantung

Selain faktor istirahat yang kurang, kelelahan juga bisa berimbas pada timbulnya penyakit lain. Penyakit jantung. Penyakit ini dianggap sebagai biang kerok terjadinya fatal yang menyebabkan kematian.

Kebiasaan pola hidup yang tidak sehat bisa menjadi pemicu utama.

Contohnya adalah terlalu banyak mengonsumsi kafein, merokok, junkfood, kurang berolahraga, memaksakan bekerja dalam kondisi kelelahan, bahkan kekurangan tidur.

Semua itu bisa sebabkan darah membeku dan menyumbat pembuluh darah.

Aliran darah yang tersumbat bisa membuat otot jantung menjadi cedera dan berujung pada serangan jantung atau dikenal sebagai infark miokard. Kondisi inilah yang membuat banyak orang punya anggapan bahwa kelalahan menjadi penyebab kematian.

Kelelahan bisa menjadi lebih buruk ketika seseorang memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi, diabetes, lemah jantung dan lain sebagainya. Siapapun orangnya jika bekerja melampaui limitasi kemampuan tubuhnya pasti akan berdampak tidak baik.

Meski pada dasarnya tidak ada teori tentang kelelahan yang bisa mengakibatkan kematian. Namun hal ini bisa menjadi sebab yang tidak langsung.

Menjaga pola hidup yang sehat tentu sangat dianjurkan. Namun, jika dengan menerapkan pola hidup sehat kalian masih mengalami kelelahan, maka ada baiknya jika anda berkonsultasi ke dokter.

Kita benar-benar harus bisa peduli pada yang dirasakan tubuh saat ini. Jangan sampai terbiasa memaksakan limitasi kemampuannya. Itupun kalau memang kita sayang sama tubuh kita.

Bagi siapapun perlu memerhatikan hal ini, terutama orang-orang yang bekerja sehari semalam penuh, atau para remaja dan orang dewasa yang suka begadang berhari-hari hingga waktu istirahat dan tidur terkuras.

Mungkin dampaknya tidak sekarang, tapi itu bisa jadi bom waktu di kemudian hari. (*)

Penulis: Rizki Laelani
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved