Hendak Menyeberang, Pekak Jempen Tewas Disambar Motor

Pekak berusia 69 tahun ini tewas seketika, akibat ditabrak seorang pengendara motor, di Jalan Singaraja-Amlapura

Hendak Menyeberang, Pekak Jempen Tewas Disambar Motor
Polres Buleleng
Polisi melakukan olah TKP di lokasi kejadian lakalantas, di Jalan Singaraja-Amlapura, Banjar Dinas Celuk, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Buleleng. Atau lebih tepatnya di depan Pura Desa Sangsit, Jumat (26/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Malang betul nasib Ketut Jempen.

Pekak berusia 69 tahun ini tewas seketika, akibat ditabrak seorang pengendara motor, di Jalan Singaraja-Amlapura, Banjar Dinas Celuk, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Buleleng.

Atau lebih tepatnya di depan Pura Desa Sangsit.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya dikonfirmasi Minggu (28/4/2019) mengatakan, peristiwa kecelakaan ini terjadi pada Jumat pagi kemarin.

Kala itu, Pekak Jempen hendak menyeberang jalan, dari arah selatan menuju ke utara.

Baca: Hampir Setahun Rumah Relokasi di Dusun Yeh Mampeh Belum Dilengkapi Instalasi Listrik dan Air

Baca: Tariska Ingin Dipanggil dengan Sapaan Perempuan, Curahan Hati Seorang Transgender

Nahas, disaat bersamaan, muncul motor Honda Vario DK 3135 UAA yang ditunggangi oleh Made Karniasa (41) melaju dari arah timur menuju ke barat.

Diduga tidak memperhatikan jalan, motor yang dikendari pria yang beralamat di Banjar Dinas Segara, Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, Buleleng itu langsung menyambar kakek malang tersebut.

Akibatnya, korban Jempen pun mengalami luka parah hingga tak sadarkan diri. 

Warga yang mengetahui adanya kejadian ini bergegas melarikan korban Jempen ke RS Kertha Usada Singaraja.

Baca: Penipuan Modus Minta Kode Verifikasi WhatsApp Kembali Terjadi, Hati-hati Akunmu Diretas untuk Menipu

Baca: Waspada Penipuan Berkedok Iuran Sampah hingga Rp 700 Ribu! DLHK Denpasar Beri Penjelasan

Namun sayang, setibanya di rumah sakit, nyawa pekak Jempen tak dapat diselamatkan.

Pihak medis menyebut, korban mengalami cedera kepal berat (CKB) serta di bagian mulut keluar darah.

Sementara sang pengendara motor, Made Karniasa mengalami memar di bagian dagu dan sempat dilarikan ke Puskesmas Sawan 1.

"Akibat kejadian ini, satu orang meninggal dunia. Serta kerugian sebesar Rp 200 ribu. Saat ini Unit Laka Sat Lantas Polres buleleng masih melakukan penyelidikan. Memeriksa saksi-saksi serta pengendara motor tersebut," singkatnya. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved