Suhu di Kota Denpasar Panas Akhir-akhir Ini, Apa Penyebabnya? Begini Penjelasan BMKG

Beberapa hari terakhir ini, suhu di Kota Denpasar sangat panas.Bahkan hujan pun tak pernah turun lagi. Apakah ini pertanda bahwa Denpasar

Suhu di Kota Denpasar Panas Akhir-akhir Ini, Apa Penyebabnya? Begini Penjelasan BMKG
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Seorang pedagang tengah melintas di Pantai Sanur di tengah cuaca panas yang terjadi di semua wilayah Bali, Senin (16/4/2018). Hal ini disebabkan gerak semu matahari pada bulan Maret-April posisi matahari sekitar equator, sehingga akumulasi panas masih tinggi. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Beberapa hari terakhir ini, suhu di Kota Denpasar sangat panas.

Bahkan hujan pun tak pernah turun lagi.

Apakah ini pertanda bahwa Denpasar telah memasuki musim kemarau? 

Menurut Menurut Forecaster BMKG Wilayah III Denpasar, I Made Sudarma  Yadnya saat dikonfirmasi Minggu (28/4/2019) siang mengatakan wilayah Denpasar diprediksi memasuki musim kemarau pada dasarian II April  sampai dasarian I Mei 2019.

"Berdasarkan prakiran musim kemarau 2019, wilayah Denpasar diprediksi memasuki musim kemarau pada dasarian II April - dasarian I Mei 2019," kata Sudarma.

Baca: Womens March Bali Soroti Akses Kesehatan Kaum Minoritas dan Penyitas ODHA

Sementara itu, terkait panasnya suhu udara di Denpasar yang dirasa panas dikarenakan tutupan awan di siang hari sedikit. 

Ilustrasi cuaca terik
Ilustrasi cuaca terik (Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa)

Oleh karena sedikitnya tutupan awan, membuat radiasi matahari yang masuk ke atmosfer bumi lebih intens dan signifikan. 

"Suhu udara Denpasar yang dirasa panas dikarenakan tutupan awan pada siang hari yang cukup sedikit, tidak banyak tutupan awan di wilayah Denpasar, sehingga radiasi matahari yang masuk ke atmosfer bumi lebih intens dan signifikan," katanya.

Baca: Siswa & Siswi SMP Bisa Konsultasikan Masa Pubertas di Mobil Konseling Denpasar Ceria

Berbeda dengan saat siang, ketika malam udara akan terasa lebih dingin.

Hal ini juga dipicu oleh tutupan awan yang juga sedikit. 

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved