2020 Mendatang Semua Dokumen Bertandatangan Elektronik, Disdukcapil Denpasar Sosialisasi Kebijakan

Pada tahun 2020 mendatang, semua dokumen yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil akan menggunakan tanda tangan elektronik (TTE)

2020 Mendatang Semua Dokumen Bertandatangan Elektronik, Disdukcapil Denpasar Sosialisasi Kebijakan
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Sosialisasi kebijakan kependudukan dan pencatatan sipil tahun 2019 yang diselenggarakan oleh¬†Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar¬†di Mal Pelayanan Publik Graha Sewaka Dharma, Denpasar, Senin (29/4/2019) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pada tahun 2020 mendatang, semua dokumen yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil akan menggunakan tanda tangan elektronik (TTE).

“2020 rencananya semua akta, semua produk kependudukan itu dokumennya akan ditandatangani dengan elektronik,” kata Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar Anak Agung Istri Agung.

Hal itu disampaikan ketika ditemui Tribun Bali usai membuka sosialisasi kebijakan kependudukan dan pencatatan sipil tahun 2019 di Mal Pelayanan Publik Graha Sewaka Dharma, Denpasar, Senin (29/4/2019) pagi.

Dijelaskan, Disdukcapil Kota Denpasar setiap tahun mengadakan sosialisasi terkait instruksi, aturan atau undang-undang yang diperbaharui oleh pemerintah pusat.

Sosiliasasi kali ini terkait dengan pemanfaatan data dan isu yang lagi tren yakni mengenai TTE.

Baca: Persija Bakal Bermain Menyerang saat Leg II, Teco: Bali United Tidak Akan Bermain Bertahan

Baca: Avengers: Endgame Raih Rp 16,7 Triliun Dalam 5 Hari, Ini yang Membuat Beda

Untuk saat ini TTE memang sudah diterapkan oleh pemerintah pusat dan kebetulan Kota Denpasar dijadikan sebagai tempat launching kebijakan tersebut oleh Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra pada HUT Kota Denpasar beberapa waktu lalu.

Dijelaskan, saat ini TTE baru digunakan pada dokumen akta kelahiran dan kartu keluarga (KK).

“Ini informasi dari pusat nanti akan dilanjutkan dengan akta kematian dan surat pindah,” kata dia.

Selain itu, pihaknya juga dituntut melakukan pelayanan akta secara online dan pada saat ini masih dalam tahap pembuatan sistem.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved