Sehari Suraga Bisa Raup Rp 1,7 Juta, Geluti Bisnis Tauge Sejak 12 Tahun Silam

Made Suraga, pria berumur 45 tahun ini, mulai menggeluti bisnis tauge sejak 12 tahun silam

Sehari Suraga Bisa Raup Rp 1,7 Juta, Geluti Bisnis Tauge Sejak 12 Tahun Silam
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
BISNIS TAUGE - Made Suraga saat mempersiapkan tauge di kediamannya, di Banjar Dinas Pasar, Desa Anturan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng. Tauge itu biasanya dijual di pasar-pasar tradisional yang ada di wilayah Kota Singaraja. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Made Suraga, pria berumur 45 tahun ini, mulai menggeluti bisnis tauge sejak 12 tahun silam.

Tauge itu biasanya dijual di pasar-pasar tradisional yang ada di wilayah Kota Singaraja.

Suraga pun mengakui, menjalani bisnis tauge tidak lah mudah.

Selama 24 jam penuh ia harus mengawasi serta menyiram tauge agar tumbuh dengan baik.

Namun kerja kerasnya itu ternyata tidaklah sia-sia, melainkan berbuah manis.

Dalam sehari saja, ia mampu meraup keuntungan mencapai Rp 700 ribu hingga Rp 1.7 juta.

Cara membudidayakan tauge, sebut Suraga ia pelajari dari sosial media seperti Youtube dan Google.

Bibit kacang hijau berkualitas tinggi ia pesan khusus di wilayah Bandung, Jawa Barat.

Baca: Anjing Bukan Sekadar Penjaga Rumah

Baca: Wanita Inilah 7 Tanda Awal Menopause, Salah Satunya Sensasi Panas di Bagian Tubuh

Setiap bulan, ia mampu memesan biji kacang hijau hingga sebanyak tiga atau empat ton, dengan harga Rp 20 juta per ton.

Sebelum tauge ditanam, Suraga terlebih dahulu menyiapkan media tanamnya berupa baki untuk menampung air, keranjang, serta beberapa lembar kain yang sudah dibasahi.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved