Jumlah Peserta Tak Sesuai Ekspektasi,  Audisi GBN 2019 di Bali Hanya Diikuti 44 Peserta

GBN menjaring putra-putri terbaik bangsa yang memiliki bakat dan kemampuan bermain musik untuk tampil pada acara Kenegaraan di Gedung MPR/DPR RI

Jumlah Peserta Tak Sesuai Ekspektasi,  Audisi GBN 2019 di Bali Hanya Diikuti 44 Peserta
Tribun Bali/Wemasatya
Para peserta bersama Dewan juri dalam sesi foto bersama sebelum pelaksanaan audisi Gita Bahana Nusantara (GBN) tahun 2019 di Kantor Dispora Bali, Senin (29/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali menggelar audisi Gita Bahana Nusantara (GBN) tahun 2019.

GBN menjaring putra-putri terbaik bangsa yang memiliki bakat dan kemampuan bermain musik untuk tampil pada acara Kenegaraan di Gedung MPR/DPR RI pada tanggal 16 Agustus 2019 dan pada Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2019, di Istana Merdeka RI, Jakarta.

 
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bali, Made Rentin saat memberikan arahan sekaligus memotivasi para peserta sebelum berkompetisi menyampaikan sampai dengan batas akhir pendaftaran, tercatat hanya 18 Putra dan 26 Putri atau total jumlah peserta 44 orang. 

 
Menurut Rentin, jumlah tersebut tidak sesuai dengan harapan (ekspektasi) yakni minimal 50 orang yang mengikuti audisi.

Dari jumlah peserta tersebut, dicari untuk lolos ke tingkat nasional hanya 4 orang saja, masing-masing 2 orang untuk putra dan 2 orang putri. 

 
“Dari target peserta 50 orang, kami tidak mencapai target karena pendaftar hanya 44 orang saja,” kata Rentin di Kantor Dispora Bali, Senin (29/4/2019).

 
Dalam audisi, masing-masing peserta diberikan kesempatan untuk tampil beraksi di depan dewan juri, seperti bernyanyi dan membaca not balok. 

 
Secara umum hasil penilaian dan evaluasi Tim Juri menjelaskan bahwa terdapat kelemahan di hampir sebagian besar peserta yaitu tidak mampu membaca not balok, kelemahan ini terjadi tidak hanya di Bali saja namun juga terjadi di daerah lainnya di Indonesia.

 
Adapun Dewan Juri terdiri dari unsur Akademisi, Praktisi dan Birokrasi, yaitu Nyoman Dharmayuda dan Ni Wayan Artini dari ISI Denpasar, serta Ibu Sulistyani dari Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

 
Setelah lolos audisi, para putra-putri terpilih akan mengikuti pemusatan latihan selama 19 hari mulai tanggal 1 sampai dengan 19 Agustus 2019.

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved