Reforma Agraria di Bali Tercepat di Nasional, Kemen ATR/BPN Berikan Apresiasi

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (KemenATR/BPN) memberikan apresiasi kepada Provinsi Bali

Reforma Agraria di Bali Tercepat di Nasional, Kemen ATR/BPN Berikan Apresiasi
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Disaksikan oleh Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra dan Kakanwil KemenART/BPN Provinsi Bali Rudi Rubijaya, Direktur Jendral (Dirjen) Penataan Agraria KemenATR/BPN M Ikhsan Saleh membuka secara simbolis dengan pemukulan gong Rapat Koordinasi Tugas Gugus Reforma Agraria Provinsi Bali 2019 di Prime Plaza Hotel, Sanur, Denpasar, Senin (29/4/2019) siang. 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (KemenATR/BPN) memberikan apresiasi kepada Provinsi Bali yang melakukan program reformasi agraria tercepat di nasional.

Apresiasi ini disampaikan oleh Direktur Jendral (Dirjen) Penataan Agraria KemenATR/BPN M Ikhsan Saleh pada saat Rapat Koordinasi Tugas Gugus Reforma Agraria Provinsi Bali 2019 di Prime Plaza Hotel, Sanur, Denpasar, Senin (29/4/2019) siang.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula jajaran Kanwil BPN serta perwakilan Pemerintah Kabupaten/Kota di Bali se-Bali.

"Di Bali dukungan Pemda (Pemerintah Daerah) sangat jelas, sehingga bisa diselesaikan dengan baik dan kami di pusat tinggal mendukung saja," jelasnya.

Reforma agraria, menurut Ikhsan, mendapatkan spirit baru di era pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, termasuk dukungan kerangka hukum yang jelas melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 tahun 2018 tentang Reforma Agraria.

Baca: Jumlah Peserta Tak Sesuai Ekspektasi,  Audisi GBN 2019 di Bali Hanya Diikuti 44 Peserta

Baca: Kisah Montir yang Anaknya Lahir dan Jalani Proses Pengobatan Berkat Kartu JKN-KIS

"Baru bisa diwujudkan di pemerintahan sekarang karena sejak dulu banyak sekali kepentingan. Ini program strategis untuk mencegah konflik dan saya lihat juga semangat gotong-royong dan kebersamaan di Bali masih sangat kuat, ini mendukung sekali," ujarnya.

"Momentum ini perlu dimanfaatkan dengan baik sehingga ke depan bisa mencapai 100 persen," tambah Ikhsan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan, guna melalukan program reformasi agraria ini Pemprov Bali siap bekerja sama dengan lembaga pertanahan, baik daerah maupun pusat demi percepatan reforma agraria di Bali.

Kini progres reforma agraria di Bali penerbitan sertifikatnya sudah mencapai di angka 80 persen.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved