Sejarah Dan Rencana Memindahkan Ibukota Sejak Tahun 1808, Dari Zaman Daendels Hingga Jokowi

Konon, gagasan itu muncul setelah Bung Karno melihat pembangunan kota Brasilia, yang tengah dipersiapkan menjadi ibukota negara Brazil.

Sejarah Dan Rencana Memindahkan Ibukota Sejak Tahun 1808, Dari Zaman Daendels Hingga Jokowi
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Tugu Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (17/7/2014). Monumen peringatan setinggi 132 meter ini didirikan pada 1951 dan diresmikan pada 1961. Setiap hari libur, Monas kerap dikunjungi banyak wisatawan. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Senin (29/4/2019), dalam rapat terbatas, Jokowi memutuskan untuk memindahkan Ibu Kota Indonesia ke luar Jawa.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, awalnya dalam rapat itu ada tiga alternatif yang ditawarkan ke Jokowi.

Pertama, Ibu Kota tetap di Jakarta tetapi daerah seputaran Istana dan Monas dibuat khusus untuk kantor-kantor pemerintahan, kementerian, dan lembaga.

Alternatif kedua, pusat pemerintahan pindah ke luar Jakarta, tetapi masih dalam radius sekitar 50-70 km dari Jakarta.

Alternatif ketiga adalah memindahkan Ibu Kota ke luar pulau Jawa, khususnya mengarah kepada kawasan timur Indonesia.

"Dalam rapat tadi diputuskan, Presiden memilih alternatif ketiga, yaitu memindahkan Ibu Kota ke luar Jawa.

Ini barangkali salah satu putusan penting yang dilahirkan hari ini," kata Bambang sebagaimana dilansir Kompas.com, Senin (29/4/2019).

Menurut Bambang, keputusan Jokowi itu diambil dengan mempertimbangkan agar Indonesia tidak Jawa sentris dan pertumbuhan ekonomi merata untuk setiap daerah.

Sementara untuk langkah teknis, design, dan masterplan dari kota itu sendiri masih dalam rancangan, sebenarnya wacana memindah pusat pemerintahan dari Jakarta bukanlah hal baru.

Sebelum Indonesia terbentuk, pada 1808, Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Herman Willem Daendels, sudah mengangankan untuk memindah ibu kota ke Surabaya.

Halaman
123
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved