Ikut Aksi May Day 2019, AJI Denpasar: Jurnalis Juga Buruh!

Dalam orasinya, Ketua AJI Denpasar Nandhang R Astika menegaskan bahwa jurnalis adalah bagian dari buruh itu sendiri

Ikut Aksi May Day 2019, AJI Denpasar: Jurnalis Juga Buruh!
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Ketua AJI Denpasar Nandhang R Astika saat melakukan orasi di aksi Gerakan Buruh Bali Bersatu di depan Kantor Gubernur Bali, Rabu (1/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Denpasar menjadi salah satu peserta aksi Gerakan Buruh Bali Bersatu dalam memperingati Hari Buruh Internasional di depan Kantor Gubernur Bali, Rabu (1/5/2019) pagi.

Dalam orasinya, Ketua AJI Denpasar Nandhang R Astika menegaskan bahwa jurnalis adalah bagian dari buruh itu sendiri.

"Karena kita menyadari, sejatinya jurnalis adalah bagian dari buruh itu sendiri," kata Nandhang di hadapan peserta aksi yang juga disaksikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Energi Sumber Daya Mineral (DisnakerESDM) Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda.

Selain itu, Nandhang juga mengaku terketuk setelah mendengar orasi dari Sekretaris Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM), yang mengatakan bahwa banyak tenaga kerja terutama di sektor pariwisata yang tidak mendapat keadilan, sedangkan pemberitaan terkait hak tersebut masih sangat minim.

Baca: Sambut Hari Buruh Internasional, DPD KSPSI Bali Gelar Donor Darah

Baca: UPDATE Situng KPU Data 58,8 Persen: Jokowi-Maruf 56 Persen, Prabowo-Sandiaga 44 Persen

"Ini adalah catatan bagi teman-teman, terutama anggota AJI," tegasnya.

Ia juga mengajak para peserta aksi agar saat Hari Buruh Internasional atau May Day dirayakan dengan semeriah mungkin.

Terlebih saat ini para buruh sudah mendapatkan kemenangan atas pengaturan waktu kerja yang diatur selama delapan jam dalam sehari.

"Itu adalah kemenangan yang patut kita rayakan secara bersama-sama kawan-kawan," tegasnya lagi.

Baginya, kemenangan yang didapat oleh para buruh adalah juga kemenangan bagi masyarakat seluruh Indonesia bahkan dunia.

Baca: Pengakuan Buruh Perempuan Tentang Penerapan Cuti Haid, Diatur UU tapi Sulit Didapat

Baca: Edy Rahmayadi Sebut Dimarahi Dan Orang Se-Indonesia Ribut Karena Ucapan Akan Mundur Dari Jabatan

"Kemenangan itu adalah dimana ketika masyarakat buruh mendapatkan keadilan, bagimana ketika masyarakat itu mendapat perlindungan," kata dia.

Bagi Nandhang, ketika kaum buruh tidak sejahtera dan petani menderita, maka bisa dipastikan penderitaan akan terjadi dimana-mana.

Hal itu bisa terjadi karena menurut Nandhang, segala sesuatu yang dinikmati hari ini tidak lepas dari perjuangan kaum buruh dan petani.

Selain AJI Denpasar, organisasi yang turut serta dalam aksi ini diantaranya Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) Bali, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Front Mahasiswa Nasional (FMN), Pembaru, Serikat Perempuan Indonesia (Seruni), Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), SDMN, dan Puskeba. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved