May Day

Long March & Aksi May Day di Denpasar, Gerakan Buruh Bali Bersatu Sampaikan 11 Tuntutan Ini

Gerakan Buruh Bali Bersatu melakukan aksi turun ke jalan bertepatan dengan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada Rabu (1/5/2019).

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Foto: Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana Aksi Buruh Bali Bersatu di Renon Denpasar, Rabu (1/5/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -- Gerakan Buruh Bali Bersatu melakukan aksi turun ke jalan bertepatan dengan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada Rabu (1/5/2019).

Para buruh mengawali aksi May Day dengan melakukan long march kearah selatan dari sebelah timur Lapangan Puputan Margarana Monumen Bajra Sandi, Renon, Denpasar.

Koordinator aksi Ida I Dewa Made Rai Budi Darsana dalam orasinya menyoroti ketenagakerjaan di Bali yang masih nauh dari rasa keadilan.

Baca: Massa Buruh Berkumpul di Renon Siap Gelar Aksi May Day 2019, Berikut Foto-fotonya

Oleh karena itu aksi ini, menurutnya, sebagai upaya untuk menyampaikan kepada pemerintah mengenai kondisi ketenagakerjaan di Bali.

"Kita sampaikan kepada pemerintah mengenai kondisi ketenagakerjaan di Bali kawan-kawan," kata dia.

Aksi May Day di Lapangan Renon, Denpasar, Rabu (1/5/2019).
Aksi May Day di Lapangan Renon, Denpasar, Rabu (1/5/2019). (Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana)

Dalam aksi Hari Buruh Internasional tahun 2019 ini, Gerakan Buruh Bali setidaknya menyampaikan 11 tuntutan.

Berikut berbagai tuntutan tersebut.

1. STOP PHK dan Tolak sistem upah murah.

2. Cabut PP No 78 tahun 2015 tentang Pengupahan.

3. Hapus sistem kerja: Outsourching, Kontrak, Magang dan Buruh Harian Lepas/DW.

4. Hentikan dan lawan pemberangusan serikat buruh / Union Busting di dalam perusahaan.

5. Tingkatkan pengawasan terhadap Tenaga kerja Asing.

6. Hentikan Diskriminasi upah dan kerja ,hentikan pelecehan seksual terhadap pekerja perempuan.

7. Berikan hak atas lapangan kerja disabelitas sesuai UU No.8/2016 tentang penyandang disabilitas.

8. Berikan perlindungan terhadap pekerja di Bali.

9. Turunkan Harga Kebutuhan Pokok rakyat.

10. Hentikan komersialisasi, privatisasi, liberalisasi di dunia pendidikan.

11. Cabut UU Pendidikan Tinggi No.12 Tahun 2012, Tolak sistem UKT dan sistem SPl di kampus. (*) 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved