Temui Massa Aksi Buruh Bali Bersatu, DisnakerESDM Janjikan Regulasi Perlindungan Tenaga Kerja Lokal

Pemerintah Provinsi Bali kini sedang menyiapkan regulasi berupa Peraturan Gubernur tentang Perlindungan Tenaga Kerja Lokal Bali

Temui Massa Aksi Buruh Bali Bersatu, DisnakerESDM Janjikan Regulasi Perlindungan Tenaga Kerja Lokal
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Kepala DisnakerESDM Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda saat menemui massa aksi Gerakan Buruh Bali Bersatu di depan Kantor Gubernur Bali, Rabu (1/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Energi Sumber Daya Mineral (DisnakerESDM) Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda menemui massa aksi Gerakan Buruh Bali Bersatu.

Dalam kesempatan itu, Arda menjanjikan regulasi berupa perlindungan tenaga kerja lokal di Bali.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali kini sedang menyiapkan regulasi berupa Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Perlindungan Tenaga Kerja Lokal Bali.

"Jadinya gayung bersambut antara pemerintah dan keinginan kita semua," kata Arda di hadapan para peserta aksi di depan Kantor Gubernur Bali, Rabu (1/5/2019).

Baca: Pengawasan Pangan Jelang Idul Fitri, BPOM Terjunkan Tim Cek Makanan di Pusat Penjualan Takjil

Baca: Ada 268 Tenaga Kerja Asing di Denpasar, 30 Persen Bekerja di Bidang Pendidikan

Arda berjanji, ketika nanti rancangan Pergub ini telah mendekati final, maka pihaknya akan mengundang berbagai unsur, terutama unsur pekerja dan pengusaha.

Tujuannya untuk membahas Pergub itu dan memfinalisasinya hingga siap untuk diterbitkan.

Selain itu, beberapa tuntutan yang lainnya juga sudah dicatat oleh DisnakerESDM Bali.

Segala bentuk tuntutan itu akan disampaikan ke pimpinan dan disesuaikan dengan kewenangan yang berlaku.

Baca: 6 Hal yang Terjadi di Keluarga Kerajaan Inggris Tapi Tak Banyak Yang Tahu, Termasuk Kecemburuan

Baca: Pemkab Klungkung Jalin Kerja Sama dengan OWHCE, Kembangkan Wisata Warisan Budaya

"Mana yang akan menjadi kewenangan pemerintah pusat tentunya akan kami sampaikan ke pemerintah pusat, dan mana yang menjadi kewenangan atau menjadi yang bisa ditindaklanjuti oleh Pemda tentu akan kami tindaklanjuti bersama-sama," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Gerakan Buruh Bali Bersatu melakukan aksi turun ke jalan dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional.

Gerakan Buruh Bali Bersatu ini terdiri atas Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) Bali, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Denpasar, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Front Mahasiswa Nasional (FMN), Pembaru, Serikat Perempuan Indonesia, Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), SDMN, dan Puskeba.

Dalam aksi Hari Buruh Internasional tahun 2019 ini, Gerakan Buruh Bali setidaknya menyampaikan 11 tuntutan.

Baca: Petinju Bali, Gregorius Gheda Dende Target Emas Pra PON 2019

Baca: Kalahkan Pesilat Gianyar, Dian Purnami Raih Emas! Laga Antar Bintang Kelatnas Indonesia PD Bali

Berikut berbagai tuntutan diantaranya meminta STOP PHK dan tolak sistem upah murah, cabut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan, Hapus sistem kerja outsourching, kontrak, magang dan buruh harian lepas atau DW dan hentikan dan lawan pemberangusan serikat buruh atau Union Busting di dalam perusahaan.

Mereka juga menuntut adanya peningkatan pengawasan terhadap tenaga kerja asing; hentikan diskriminasi upah dan kerja, hentikan pelecehan seksual terhadap pekerja perempuan; dan berikan hak atas lapangan kerja disabelitas sesuai UU No.8/2016 tentang penyandang disabilitas

Selain itu mereka meminta perlindungan terhadap pekerja di Bali; turunkan harga kebutuhan pokok rakyat; hentikan komersialisasi, privatisasi, liberalisasi di dunia pendidikan; serta meminta untuk mencabut UU Pendidikan Tinggi No.12 Tahun 2012 dan tolak sistem UKT dan sistem SPl di kampus. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved