Gandeng Duta Lantas Tabanan, Polisi Wajibkan Pengendara Gunakan Helm meski Berpakaian Adat

Satlantas Polres Tabanan menegaskan, seluruh pengendara yang menggunakan pakaian ibadah wajib menggunakan helm.

Gandeng Duta Lantas Tabanan, Polisi Wajibkan Pengendara Gunakan Helm meski Berpakaian Adat
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Polisi saat memberikan helm kepada pengendara yang menggunakan pakaian ibadah dan tidak menggunakan helm di Tabanan, Kamis (2/5/2019). 

Ditegaskan kembali, pengendara yang mengenakan pakaian ibadah baik itu baju Adat Bali, memakai udeng, peci dan jilbab, wajib menggunakan helm.

Sehingga untuk kegiatan kali ini, para pengendara yang kebetulan menggunakan pakaian ibadah dan tidak menggunakan helm yang kami berikan helm gratis.

“Pesan yang paling ditegaskan kepada pengendara adalah jika menggunakan pakaian ibadah wajib gunakan helm,” tegasnya.

Baca: Sukseskan Lombok Sebagai Satu dari Sepuluh Bali Baru, AirAsia Resmikan HUB Terbarunya di Lombok

Baca: Ungkap Jaringan Baru Narkoba Asal Banyuwangi dan Bali, Polresta Denpasar Akan Selidiki Lebih Lanjut

Dalam kegiatan ini juga, kata dia, akan dilakukan sejumlah razia di beberapa titik untuk menyampaikan pesan ini. sebab, penggunaan helm saat berkendara sangatlah penting.

Selain mematuhi aturan juga untuk keselamatan pengendara itu sendiri, bukan orang lain.  

Disinggung mengenai seringnya terjadi kecelakaan dan truk mogok di dua tanjakan maut di Tabanan yakni Tanjakan Samsam, Kerambitan dan Tanjakan Bajera, Selemadeg, Kalpika menuturkan bahwa sudah diatensi.

Bahkan, ia mengaku untuk antisipasi sudah menempatkan personel yang siaga selama 24 jam di kawasan tersebut.

Baca: Jaga Mutu Layanan Kesehatan Peserta JKN-KIS, Status Akreditasi Rumah Sakit Harus Pasti

“Sudah kami atensi dengan menyiagakan personel 24 jam disana (tanjakan samsam),” akunya.

Hingga saat ini, kata dia, masih akan dicarikan solusi untuk penanganan di jalur tersebut. Sebab kawasan ini kerap terjadi kecelakaan dan truk mogok yang sampai menimbulkan korban jiwa.

“Semoga saja cepat ada solusi kedepannya untuk peristiwa-peristwa yang sudah terjadi, yang jelas kami sudah atensi dengan penyiagaan personel,” tandasnya. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved