Menengok Museum Sang Maestro I Nyoman Gunarsa, Indrawati Usulkan Menjadi Cagar Budaya

Lobi Museum Gunarsa masih dipenuhi barang-barang antik seperti pintu dan patung yang usianya sudah berabad

Menengok Museum Sang Maestro I Nyoman Gunarsa, Indrawati Usulkan Menjadi Cagar Budaya
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
KOLEKSI -  Indrawati Gunarsa menunjukkan koleksi lukisan karya suaminya mendiang I Nyoman Gunarsa di museumnya, Desa Takmung, Klungkung, Rabu (1/5/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Hampir dua tahun maestro lukis I Nyoman Gunarsa meninggal dunia. 

Sepeninggal sang maestro, bagaimana kondisi Museum Gunarsa saat ini?

Terik matahari terasa cukup menyengat di Dusun Banda, Desa Takmung, Klungkung, Rabu (1/5/2019) siang.

Namun, suasana  seketika berubah adem ketika memasuki halaman Museum Gunarsa

Areal museum seluas 5 hektare ini sejuk karena dirindangi rimbunnya pepohonan.

Suara burung pun sesekali terdengar.

Lobi museum tampak lengang siang itu. 

Tidak satu pun pengunjung museum.

Hanya beberapa pekerja yang masih tampak beraktivitas.

Baca: Menuju Tahap Resesi Menyakitkan, Indonesia Diingatkan Untuk Mengerem Investasi Besar

Baca: Pendapatan Total Anggota Dewan Baru Capai Rp 35 Juta

Tampilan lobi museum tidak banyak berbeda dibandingkan ketika sang maestro masih hidup.

Halaman
1234
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved