Miliki 14 Paket Sabu-Sabu, Adi Darma Dituntut 13 Tahun Penjara

Ida Ketut Adi Darma (47) tidak menyangka dituntut pidana penjara 13 tahun di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (2/5/2019).

Miliki 14 Paket Sabu-Sabu, Adi Darma Dituntut 13 Tahun Penjara
Istimewa
Ilustrasi sidang 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ida Ketut Adi Darma (47) tidak menyangka dituntut pidana penjara 13 tahun di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (2/5/2019).

Pria asal Buleleng ini hanya bisa diam menunduk, dan sesekali menggelengkan kepalanya di muka persidangan.

Adi Darma dinilai terbukti bersalah memiliki belasan paket sabu-sabu. Atas tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU), terdakwa melalui penasihat hukumnya mengajukan pembelaan (pledoi) tertulis.

"Terima kasih Yang Mulia, kami mengajukan pembelaan. Izin, diberikan waktu seminggu untuk kami menyusun nota pembalaan," Pande Made Sugiartha selaku penasihat hukum terdakwa kepada majelis hakim pimpinan Made Purnami.

Sementara dalam pembacaan surat tuntutan, Jaksa I Made Dipa Umbara menyatakan, terdakwa Adi Darma telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana narkotik, yakni tanpa hak memiliki, menyimpan, menguasai. Atau menyediakan narkotik golongan I dalam bentuk bukan tanaman, yang beratnya melebihi 5 gram.

Untuk itu Adi Darma dijerat Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotik.

Baca: Video Bandar Narkoba Akasaka Cs Viral, Kalapas Narkotika Nusakambangan Dinonaktifkan

Baca: Ketua KPPS Bubunan Serangan Jantung, Pulang Tugas Sempat Diolesi Minyak, Lalu Ambruk

"Menuntut, menjatuhkan pidana kepada Ida Ketut Adi Darma dengan pidana penjara selama 13 tahun, dikurangi selama menjalani tahanan sementara. Dengan perintah tetap ditahan. Dan denda Rp 1 miliar, subsidair empat bulan penjara," tegas jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali itu.

Sebagaimana diungkap dalam surat dakwaan jaksa, bahwa terdakwa Adi Darma ditangkap oleh petugas kepolisian, di Jalan Tukad Nyali, Gang SMAN 6 Denpasar, 13 Januari 2019 lalu.

Terdakwa ditangkap, karena petugas mendapatkan informasi dari masyarakat jika terdakwa diduga mengedarkan narkoba.

Berbekal informasi itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved