Polresta Denpasar dan Satgas CTOC Polda Bali, Terus Lakukan Penyelidikan Jaringan Narkoba

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan jelaskan kasus narkoba yang terjadi di wilayah hukumnya akan terus diselidiki, Kamis (2/5/2019).

Polresta Denpasar dan Satgas CTOC Polda Bali, Terus Lakukan Penyelidikan Jaringan Narkoba
Tribun Bali/Ahmad Firizqi Irwan
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan bersama Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Aris Purwanto berhasil menangkap empat tersangka jaringan narkoba di wilayah Bali, Kamis (2/5/2019). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan jelaskan kasus narkoba yang terjadi di wilayah hukumnya akan terus diselidiki, Kamis (2/5/2019).

Hal itu diungkapkan Kombes Pol Ruddi Setiawan yang juga Kepala Satgas CTOC Polda Bali saat pers rilis di Mapolresta Denpasar didampingi Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto.

Saat Tribun Bali menanyakan jaringan narkoba kepada Kapolresta Denpasar, ia mengatakan akan terus mencari dan menyelidiki kasus tersebut.

"Kasus narkoba akan kita terus lakukan penyelidikan. Baik kurir, pengguna dan jaringan lainnya," ujarnya.

Sementara itu, Kombes Pol Ruddi Setiawan juga menjelaskan saat penangkapan kasus jaringan baru asal Banyuwangi, Jawa Timur dan Jembrana, Bali.

Polresta Denpasar bersama Satgas CTOC Polda Bali akan terus melakukan penyelidikan terkait pengendali dari jaringan narkoba ini.

Baca: Ungkap Jaringan Baru Narkoba Asal Banyuwangi dan Bali, Polresta Denpasar Akan Selidiki Lebih Lanjut

Baca: Sosialisasi Pemantapan Zona Integritas, Pemkot Denpasar Gandeng Kejati Bali

"Jadi 3 dari Banyuwangi dan 1 dari Bali, mereka ini kerjasama yang dikendalikan dari Banyuwangi. Bandar narkoba untuk saat ini juga banyak dari Bali. Tapi kita masih selidiki lebih dalam kasus ini," terangnya.

Selain itu, dalam kaitan adanya jaringan yang juga tertangkap dari beberapa instansi terkait narkoba yakni Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali (BNNP).

Kombes Pol Ruddi Setiawan hanya menuturkan bahwa dalam jaringan ini tentu mereka tidak bekerja sendirian, melainkan ada rekan-rekannya yang ikut terlibat.

Baca: 10 Fakta Tentang Kelompok Berbaju Hitam di Hari Buru & Logo A Dalam Lingkaran, Apa Motifnya?

"Terkait jaringan yang ditangkap oleh BNNP tentu beda, ini beda. Masing-masing ini kan kelompok dari Banyuwangi, Bali dan lainnya,"

"Tapi namanya mereka tidak bisa bermain sendiri, jadi dia pasti mengajak beberapa rekannya untuk usaha ini. Selanjutnya kita masih terus melakukan penyelidikan," ujarnya lagi. (*)

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved