Tip Sehat untuk Anda

Waspada Sindrom Nasi Goreng, Keracunan Makanan karena Nasi yang Sudah Basi

Makanan mengandung karbohidrat seperti nasi dan pasta yang basi bisa memicu munculnya bakteri Bacillus cereus, penyebab utama sindrom nasi goreng.

Waspada Sindrom Nasi Goreng, Keracunan Makanan karena Nasi yang Sudah Basi
Tribun Bali/Made Cintya Dewi
Ilustrasi Nasi Goreng 

Namun bila orang yang terkena bakteri B. cereus memiliki kekebalan tubuh lemah, dia dapat terserang meningitis aseptik, gangren, dan selulitis.

"Kadang-kadang, antibiotik seperti vankomisin diresepkan untuk kasus serius ketika bakteri terlalu lama ada di saluran pencernaan," kata Tierno.

Cara mencegah Menjaga makanan panas tetap panas (di atas 60 derajat Celcius) dan makanan dingin di bawah 4 derajat Celcius akan membantu mengurangi risiko tertular bakteri B. cereus.

Sebagai catatan, pemanasan atau pendinginan ulang setelah makanan dibiarkan selama lebih dari 2 jam tidak akan mencegah penyakit.

"Bacillus cereus secara alami berkoloni pada butiran beras mentah. Spora yang diproduksi bakteri akan bertahan dalam proses memasak dan mereka dengan cepat tumbuh saat didiamkan pada suhu kamar," terang Tierno.

Menurut artikel 2017 dari Institut Ilmu Pangan dan Pertanian di University of Florida, memanaskan makanan ulang pada suhu di atas 74 derajat Celcius selama 15 detik akan membunuh sel tetapi bukan racun - jika sudah terbentuk.

Jadi, jika Anda curiga makanan di meja makan sudah basi atau dibiarkan terlalu lama, itu harus dibuang. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sindrom Nasi Goreng, Infeksi Bakteri yang Paling Sering Serang Manusia", .
Penulis : Gloria Setyvani Putri
Editor : Gloria Setyvani Putri

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved