Suastika Minta KUD Beli Gabah Petani, Manfaatkan Dana Talangan Pemerintah

Anggota Komisi B DPRD Jembrana, I Ketut Suastika, menyatakan permasalahan yang membelit petani khususnya saat panen, semestinya bisa ditanggulangi

Suastika Minta KUD Beli Gabah Petani, Manfaatkan Dana Talangan Pemerintah
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
SAWAH - Lokasi persawahan Subak Gede Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Rabu (1/5/2019) lalu. 

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, Wayan Sutama, memastikan bahwa harga padi masih pada Harga Pokok Penjualan (HPP) yakni di angka Rp 3.800 per kilogram, pada panen awal April itu.

Sementara menurut petani, penebas, dan pengusaha penggilingan padi, beras Impari hanya laku di kisaran Rp 3.500.

Sutama menjelaskan, bahwa dalam pengecekan ke lapangan, terutama ke petani, sawah Subak Gede Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, harga gabah saat panen awal April memang sempat turun karena rebah.

Akan tetapi, masih di angka mendekati HPP, yaitu Rp 3.800 per kilogram.

"Saat ini masih ada panen dan harganya sudah seputaran Rp 3.800 sampai Rp 3.900 per kilogramnya," ucapnya, kemarin sore.

"Tapi yang perlu diketahui, panen kali ini semua gabah petani laku. Semua terserap," jelasnya. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved